Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antrean SPBU Mengular di Sulsel, Harga BBM Eceran dan Pertamini Mendadak Melonjak

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 00:17 WIB | Oleh:
Antrean SPBU Mengular di Sulsel, Harga BBM Eceran dan Pertamini Mendadak Melonjak Doc: Antara foto
Ket. Antrean panjang BBM di salah satu Pertamini yang berada di Minasa Upa, Makassar, Sulsel.

MAKASSAR - Kesulitan dalam memperoleh bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang berdampak pada padatnya antrean di berbagai SPBU di Sulawesi Selatan (Sulsel), juga mengakibatkan harga BBM berupa pertalite hingga pertamax di sejumlah pengecer dan Pertamini melambung tinggi.

Harga pertalite eceran yang biasanya dijual Rp15 ribu (ukuran botol besar air mineral) kini dijual seharga Rp35 ribu. Sementara ukuran botol mineral sedang seharga Rp25 ribu.

"Saya tidak masalah beli lebih mahal daripada mengantri berjam-jam. Ini saja sulit bisa dapat," ujar salah satu warga Manggala, Makassar bernama Rahma, di Makassar, Sabtu.

Dia mengakui sulitnya memperoleh BBM berpengaruh terhadap aktivitasnya sehari-hari, seperti mengantar anak ke sekolah, mengunjungi kerabat dan urusan pekerjaan di luar kantor.

Menurut dia lagi, ada kekhawatiran jika lebih banyak menggunakan sepeda motornya di tengah sulitnya memperoleh BBM. Maka dari itu, beberapa hal dialihkan ke jasa ojek daring agar aktivitasnya tetap berjalan, kendati hal tersebut mengharuskannya mengeluarkan budget lebih besar atas fenomena antrean panjang pembelian BBM.

Seorang pedagang BBM eceran asal Kabupaten Takalar bernama Muliati mengakui harga BBM jenis pertalite yang dijajakannya meningkat drastis, lantaran besarnya upaya yang harus dilakukan untuk memperoleh produk energi tersebut.

Dia mengaku, harus menunggu di waktu dini hari untuk memperoleh BBM, mulai dari pukul 01.00 hingga 02.40 WITA. Waktu tersebut dipilih karena waktu antrenya terbilang lebih singkat dibanding siang hari yang bisa mencapai empat sampai lima jam.

"Sekarang, sudah tidak masalah, yang diberikan pertalite atau pertamax yang penting kita menjual karena kalau tidak begitu, mata pencarian kami pedagang kecil akan hilang," kata dia lagi.

Tingginya harga BBM jenis pertalite eceran juga terdeteksi pada ketersediaan BBM di Pertamini. Harganya juga tak kalah tinggi, mencapai Rp15 ribu-Rp20 ribu per liter padahal harga normalnya hanya Rp10 ribu per liter. Meski begitu, antrean panjang pun terlihat di beberapa titik Pertamini.

Salah satunya Pertamini yang ada di Jalan Minasa Upa, Makassar. Antrean panjang terlihat di ruas jalan tersebut yang mengakibatkan kemacetan sejak sore hingga malam hari. Penampakan yang sama juga terlihat di beberapa Pertamini dan terbilang diserbu masyarakat yang sudah kehabisan BBM untuk kendaraannya.

Saat ini, pemerintah daerah maupun Provinsi Sulsel tengah melakukan upaya solutif bersama Pertamina agar fenomena ini tidak berlangsung lama. Apalagi telah mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk layanan publik.​​​​​​​

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.