Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKP DIY Gelar Gita Laut Menjaga Sumber Daya Pesisir

📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 23:23 WIB | Oleh:
DKP DIY Gelar Gita Laut Menjaga Sumber Daya Pesisir Doc: ANTARA/HO-Dokumen DKP Kulon Progo
Ket. Bupati Kulon Progo Agung Setyawan meninjau UMKM berbahan hasil Laut.

KULON PROGO -- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar gerakan kelestarian lingkungan bertajuk "Gita Laut 2026" di Pantai Congot, Kabupaten Kulon Progo, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir dan laut.

​Kepala DKP DIY Hery Sulistio Hermawan, di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan agenda Gerakan Cinta Laut tersebut merupakan langkah kolaboratif untuk mengoptimalkan potensi kelautan daerah agar tetap lestari.

​"Kami menyelenggarakan kegiatan Gerakan Cinta Laut. Ini merupakan upaya untuk bersama-sama menjaga potensi sumber daya kelautan kita agar tetap lestari dan berkelanjutan dalam rangka optimalisasi potensi sumber dayanya," kata Hery.

​Hery menjelaskan salah satu fokus utama agenda tahun ini adalah merangkul generasi muda. Langkah tersebut diwujudkan dengan melibatkan jajaran Duta Gemarikan, Duta Maritim, hingga Putra-Putri Bahari guna memastikan proses regenerasi pengelolaan sektor kelautan berjalan lancar.

​Selain keterlibatan pemuda, DKP DIY juga menjalin kerja sama lintas wilayah dengan menghadirkan Forum Maritim Bali untuk berdiskusi mengenai arah kebijakan serta pengembangan sektor perikanan dan kelautan DIY di masa depan.

​"Agenda berikutnya kami memang berupaya untuk menggandeng generasi muda agar mereka bisa lebih mengenal dan mencintai potensi sumber daya laut kita. Kami juga mengajak Forum Maritim Bali yang kebetulan hadir di sini untuk mendiskusikan serta mendialogkan hal-hal dan kegiatan kita untuk masa depan kelautan dan perikanan di DIY," ujar Hery.

​Rangkaian acara Gita Laut 2026 diisi dengan berbagai aksi nyata dan pelayanan publik, seperti aksi bersih pantai (clean-up), pelepasan tukik ke habitat aslinya, gelar potensi kelautan dan perikanan, eksibisi nelayan, pertunjukan seni budaya lokal, bazar ikan murah, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung.

​Di tengah jalannya rangkaian acara, panitia dan peserta juga melangsungkan doa bersama untuk para jurnalis dan kru kapal yang baru-baru ini mengalami musibah di perairan.

​"Terkait doa bersama, tentu harapan kami untuk para jurnalis dan kru kapal yang kemarin terkena musibah bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat dan kondisi terbaik. Ke depannya, kejadian seperti ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu lebih berhati-hati," kata Hery lagi.

​Melalui penyelenggaraan Gita Laut 2026, DKP DIY berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, nelayan, dan pelaku usaha dapat terus diperkuat demi menjaga ekosistem pesisir untuk generasi mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.