Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas-Kementan Fasilitasi Distribusi Cabai Demi Stabilkan Harga

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 16:06 WIB | Oleh:

Di Jawa Timur, kata Sudi, tanaman cabai rawit yang siap dipanen di Banyuwangi telah mencapai sekitar 1.486 hektare sehingga mendukung peningkatan produksi secara bertahap pada musim panen.

Selain Banyuwangi, Kabupaten Sampang juga memiliki tanaman cabai rawit seluas sekitar 1.691 hektare dengan produksi yang mulai meningkat hingga sekitar lima ribu ton sebagai tambahan pasokan nasional.

Sementara itu, sentra produksi cabai rawit di Pulau Jawa masih terpusat di Temanggung, Brebes, dan Magelang meskipun sebagian besar tanaman masih berada pada fase awal pertumbuhan.

Menurut Sudi, peningkatan produksi dari sejumlah sentra tersebut diharapkan mampu mengantisipasi potensi kenaikan harga cabai rawit menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026/2027 di berbagai wilayah.

Sudi menambahkan petani cabai rawit binaan Kementerian Pertanian telah menyatakan kesiapan mendukung program Fasilitasi Distribusi Pangan untuk membantu menjaga pasokan dan menstabilkan harga di daerah tujuan distribusi.

Melalui program tersebut, pasokan cabai rawit dari daerah berproduksi tinggi akan disalurkan ke wilayah yang mengalami lonjakan harga sehingga gejolak pasar dapat ditekan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Adapun berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, yang dilansir di Jakarta, Minggu, mencatat harga komoditas cabai merah besar Rp54.200 per kilogram (kg), cabai merah keriting Rp62.950 per kg, cabai rawit hijau Rp64.700 per kg, dan cabai rawit merah mencapai Rp90.050 per kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.