Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terdampak Kekeringan, Pemkab Bekasi Salurkan 10 Juta Liter Air ke Warga

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 15:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terdampak Kekeringan, Pemkab Bekasi Salurkan 10 Juta Liter Air ke Warga Doc: ANTARA
Ket. Warga terdampak kekeringan di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi mengambil air bersih bantuan pemerintah daerah setempat, Minggu (13/9/2026).

KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, telah menyalurkan 10,1 juta liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan sejak distribusi perdana pada Selasa (9/6).

Bantuan didistribusikan secara kolaboratif di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi dengan melibatkan sejumlah pihak termasuk TNI-Polri.

"Hingga akhir pekan ini sudah 10,1 juta liter air bersih yang kami distribusikan. Bantuan terus kami lanjutkan sepanjang masih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mencegah krisis air bersih," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, di Cikarang, Minggu (13/9).

Dia menjelaskan musibah kekeringan sepanjang musim kemarau tahun ini mengakibatkan warga di 45 desa pada 13 wilayah kecamatan mengalami kesulitan mengakses air bersih. Tercatat ada 296 titik yang menjadi sasaran pendistribusian bantuan.

Selain berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan air masyarakat, kekeringan juga mempengaruhi sektor pertanian. Tercatat sedikitnya 949 hektare lahan pertanian di 41 desa yang tersebar pada 13 kecamatan mengalami dampak kekeringan.

Muchlis memastikan distribusi air dilakukan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.

"Bantuan air bersih maupun air minum terus kami distribusikan kepada masyarakat terdampak kekeringan. Ini menjadi salah satu upaya kami memenuhi kebutuhan utama masyarakat," ujarnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, melanjutkan bantuan juga diberikan dalam bentuk penyediaan sarana penampungan air di sejumlah wilayah terdampak.

PMI Pusat memberikan satu unit toren berkapasitas 5.000 liter dan satu toren 2.000 liter ke Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah. Jumlah yang sama juga diberikan kepada warga terdampak di Desa Medalkrisna, Kecamatan Bojongmangu.

Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Wilayah Jakarta Metropolitan (BPBPK Jakmet) Kementerian Pekerjaan Umum memberikan bantuan melalui skema pinjam pakai masing-masing 12 toren berkapasitas 2.000 liter ke Desa Karangharja.

Selain itu enam toren untuk Desa Karangsegar, tiga toren Desa Sumberurip serta tiga toren Desa Sumbereja. Seluruhnya berada di Kecamatan Pebayuran.

Dodi mengatakan keberadaan toren tersebut membantu memperkuat penanganan di lapangan, khususnya sebagai tempat penampungan air yang telah didistribusikan kepada masyarakat.

"Selain mendistribusikan air, kami juga mendapatkan dukungan sarana penampungan berupa toren untuk ditempatkan di wilayah yang membutuhkan," katanya.

Dukungan sarana penampungan juga diberikan Yayasan Rumah Energi. Sebanyak empat toren berkapasitas 5.000 liter untuk Desa Cicau dan tiga toren 5.000 liter bagi Desa Pasirranji di Kecamatan Cikarang Pusat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Daerah
Pasokan Listrik Andal dari ...
Daerah
Pemerintah Kota Mataram Aja...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.