Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Bangka Tengah Perluas Akses Program Perpusnas

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 15:54 WIB | Oleh:
DPRD Bangka Tengah Perluas Akses Program Perpusnas Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Wakil Ketua I DPRD Bangka Tengah Korari Suwondo

KOBA, BABEL -- DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berupaya memperluas akses masyarakat terhadap program Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) tentang Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) guna meningkatkan literasi dan pemberdayaan masyarakat di daerah itu.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bangka Tengah Korari Suwondo di Koba, Minggu, mengatakan upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dan konsultasi dengan pihak Perpusnas untuk mengidentifikasi program pemerintah pusat yang dapat dimanfaatkan masyarakat Bangka Tengah.

"Kami ingin memastikan program-program Perpustakaan Nasional tidak hanya berhenti sebagai program pemerintah pusat, tetapi bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah," katanya.

Menurut dia, perpustakaan perlu dikembangkan tidak hanya sebagai tempat membaca dan menyimpan koleksi buku, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas masyarakat.

"Perpustakaan harus menjadi ruang masyarakat untuk belajar, meningkatkan keterampilan, mendapatkan informasi dan pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas kehidupannya," ujarnya.

Ia mengatakan program TPBIS memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat karena menempatkan perpustakaan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan peningkatan kemandirian warga.

Ia menyampaikan masyarakat tidak hanya memanfaatkan perpustakaan untuk membaca, tetapi juga dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang membuka peluang meningkatkan kualitas kehidupan.

Ia menilai pemerintah daerah bersama DPRD harus aktif mengidentifikasi dan memanfaatkan berbagai program pemerintah pusat yang dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Jangan sampai ada program yang sebenarnya bisa dimanfaatkan daerah, tetapi kita tidak mengetahui atau tidak aktif menjemputnya," katanya.

Ia berharap hasil koordinasi dengan Perpusnas dapat ditindaklanjuti melalui program konkret di Bangka Tengah sehingga pengembangan perpustakaan tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas dan penyediaan koleksi buku.

Menurut dia, literasi memiliki makna lebih luas daripada sekadar kemampuan membaca karena pengetahuan yang diperoleh masyarakat harus mampu meningkatkan kapasitas, membuka peluang dan mendorong kemandirian.

"Yang lebih penting adalah bagaimana pengetahuan itu bisa meningkatkan kapasitas masyarakat, membuka peluang, dan membuat masyarakat semakin mandiri," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.