Presiden Prabowo Tiba di India, Hadiri KTT BRICS 12-13 September 2026.
📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 05:33 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Angkatan Udara India (AFS) Palam di New Delhi, India, Jumat malam (11/9), waktu setempat, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang dijadwalkan berlangsung pada 12-13 September 2026.
Di ujung tangga pesawat, sebagaimana disiarkan oleh sejumlah media India, prosesi penyambutan singkat digelar untuk Presiden Prabowo. Pasukan jajar kehormatan berdiri di tepi kanan dan kiri karpet merah.
Sementara itu, sejumlah pejabat tinggi Pemerintah India juga hadir, khususnya Menteri Batu Bara dan Pertambangan India Satish Chandra Dubey yang mewakili pemerintahnya menyambut kedatangan Presiden Prabowo.
Usai berjabat tangan dan berbincang-bincang singkat di apron AFS Palam, Presiden Prabowo lalu meninggalkan lokasi menuju ke hotel.
Di New Delhi, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dalam siaran resminya, Menteri Satish Chandra Dubey menyatakan kemitraan yang kokoh dengan Indonesia dalam kerangka BRICS semakin memperkuat suara dan aspirasi negara-negara berkembang (Global South) di panggung global.
"India dan Indonesia sebagai mitra kunci di antara negara-negara berkembang dan kawasan Indo-Pasifik, sama-sama memilih pendekatan kerja sama, pertumbuhan yang inklusif, dan kemakmuran bersama," kata Dubey dalam siaran resminya selepas menyambut kedatangan Presiden Prabowo.
India yang memimpin BRICS pada tahun ini menjadi tuan rumah KTT ke-18 BRICS. Konferensi tingkat tinggi itu dijadwalkan berlangsung di Bharat Mandapam, New Delhi.
Lebih dari 20 pemimpin negara-negara, baik yang merupakan anggota BRICS, pengamat, maupun pimpinan lembaga dunia, telah tiba di New Delhi untuk menghadiri KTT ke-18 BRICS di New Delhi.
Jajaran pemimpin negara itu antara lain Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr., dan Presiden Afrika Selatan Matamela Cyril Ramaphosa.
Kemudian, ada pula Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Anotnio Guterres, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Ngozi Okonjo-Iweala, Presiden New Development Bank (NDB) Dilma Rousseff, dan Presiden Asian Infrastructure Investment Bank Zou Jiayi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!