CapCut Gelar AI Content Fest 2026, 10 Karya Kreator Indonesia Tayang di Layar Lebar
📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 11:50 WIB | Oleh: Haryo BronoDalam daftar pemenang, Student Awards diberikan kepada Yovan Arya Nugraha dari Bogor melalui karya “Gerilya”. Penghargaan Most Popular AI Microfilm diraih Indrawan Agung dari Bekasi melalui karya “Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81”.
Adams Taufik dari Bandung meraih Special Selection Award melalui “Dari Tanah untuk Indonesia”. Sementara itu, “Bayu” karya Ilham Setyawan dari Semarang meraih dua penghargaan, yakni Best Story dan Best AI Micro Film.
Kategori Best Visual diberikan kepada Bobi Brilyan Bastenjar dari Tangerang Selatan melalui “Bulan Tiga Belas”. I Gede Wahyu Diatmika dari Bali memperoleh Jury's Special Mention melalui “Hutang Toko Budi”, sedangkan Next Icon Award diberikan kepada Cahyadi Widianto dari Banten melalui “Baleo”.
AI dalam Perkembangan Ekonomi Kreatif
Pemanfaatan AI dalam festival ini berlangsung di tengah perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi proses kerja industri kreatif. Materi CapCut mengutip data Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif yang menyebut sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi lebih dari Rp1.500 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2024.
Kementerian Ekonomi Kreatif juga menyoroti potensi AI dalam memperkuat inovasi dan pertumbuhan berbagai subsektor ekonomi kreatif.
Bagi kreator, perkembangan tersebut membuka kemungkinan baru dalam proses produksi, mulai dari pengembangan gagasan, visualisasi konsep, penyuntingan, hingga penyempurnaan karya. Namun, diskusi dalam AI Content Fest menunjukkan bahwa penggunaan teknologi tetap menempatkan manusia sebagai pihak yang menentukan arah dan keputusan kreatif.
Selain mengembangkan perangkat penyuntingan, CapCut menyebut sejumlah program pengembangan kreator seperti CapCut Gala, Creator Lab, dan CapCut Creative Partner (CCP). Program tersebut ditujukan untuk memberikan ruang bagi kreator mengembangkan kemampuan, bertukar pengetahuan, mengeksplorasi perangkat kreatif, serta memperluas jangkauan karya mereka.
AI Content Fest 2026 pada akhirnya memperlihatkan salah satu bentuk pertemuan antara teknologi AI dan kreativitas manusia. Sepuluh karya yang diputar di layar lebar menjadi contoh bagaimana teknologi dapat digunakan untuk membawa gagasan kreator dari berbagai daerah ke format film pendek, sementara penilaian dan diskusi dengan pelaku industri tetap menempatkan cerita serta keputusan kreatif manusia sebagai bagian penting dari proses tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!