CapCut Gelar AI Content Fest 2026, 10 Karya Kreator Indonesia Tayang di Layar Lebar
📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 11:50 WIB | Oleh: Haryo BronoKetiganya melihat AI sebagai perangkat pendukung yang dapat memperluas eksplorasi sekaligus membuat sejumlah tahapan pekerjaan menjadi lebih efisien. Namun, keputusan kreatif, arah karya, dan unsur rasa tetap berada pada manusia.
Dari sisi akting, Lukman Sardi menilai teknologi dapat membantu aktor dalam mempersiapkan dan mengeksplorasi karakter. Teknologi dapat digunakan untuk memperoleh referensi, memahami latar belakang karakter, serta mencoba berbagai pendekatan sebelum proses pengambilan adegan.
“Dengan proses persiapan yang lebih efisien, aktor punya lebih banyak ruang untuk fokus pada bagaimana karakter tersebut diinterpretasikan dan dihidupkan,” kata Lukman.
Sementara itu, Mouly Surya melihat AI dapat digunakan sejak tahap pengembangan ide hingga produksi. Teknologi dapat membantu mencari referensi, memvisualisasikan konsep, serta mencoba berbagai arah kreatif sebelum sebuah karya masuk ke tahap produksi.
Menurut Mouly, efisiensi pada tahap awal dapat memberikan lebih banyak waktu bagi tim untuk berkonsentrasi pada visi besar dan keputusan kreatif yang menentukan hasil akhir karya.
Gustav Anandhita menambahkan bahwa AI memberikan ruang eksperimen yang lebih luas bagi kreator. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan ide, mencoba pendekatan visual, serta melakukan iterasi dengan lebih cepat.
“Efisiensi ini memungkinkan kita untuk mengeksplorasi lebih banyak kemungkinan dan membawa sebuah ide lebih jauh, tanpa kehilangan arah kreatif yang ingin kita bangun,” ujar Gustav.
Kolaborasi dengan Musisi
Pemanfaatan AI dalam produksi konten juga diperlihatkan melalui kolaborasi CapCut dengan musisi Raim Laode. Keduanya membuat video musik berbasis AI untuk lagu (single) terbaru Raim berjudul “Dunia Yang Nanti”.
Video musik tersebut ditayangkan untuk pertama kalinya dalam acara puncak AI Content Fest 2026. Penayangan dilanjutkan dengan sesi berbagi Raim mengenai proses kreatif di balik pembuatannya dan penampilan musik secara langsung.
Pengunjung yang hadir di CGV Grand Indonesia juga dapat mencoba CapCut Poster Lab. Melalui fasilitas tersebut, pengunjung dapat memilih genre atau suasana cerita seperti horor, romansa, aksi, fiksi ilmiah (sci-fi), dan dokumenter, kemudian membuat poster film bergaya sinematik yang dapat dipersonalisasi.
Delapan Kategori Penghargaan
Selain pemutaran film dan diskusi, AI Content Fest 2026 memberikan penghargaan kepada para kreator dalam delapan kategori. Penghargaan tersebut meliputi Student Awards, Most Popular AI Microfilm, Special Selection Award, Best Story, Best Visual, Jury's Special Mention, Next Icon Award, dan Best AI Micro Film.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!