Akupunktur Jadi Terapi Pendukung Pemulihan Cedera Olahraga
📅 Kamis, 10 Sep 2026, 18:02 WIB | Oleh: Haryo BronoOleh karena itu, pemeriksaan medis sangat diperlukan terutama ketika nyeri menetap, fungsi anggota tubuh terganggu, terjadi pembengkakan signifikan, atau terdapat kecurigaan cedera yang lebih serius.
Potensi untuk Kebugaran dan Performa
Akupunktur juga digunakan sebagai terapi pendukung bagi sebagian pegiat olahraga yang tidak sedang mengalami cedera. Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam kebugaran adalah kapasitas aerobik atau $\text{VO}_2\text{max}$.
$\text{VO}_2\text{max}$ menggambarkan kemampuan maksimal tubuh dalam menggunakan oksigen ketika melakukan aktivitas fisik intens. Parameter tersebut berkaitan dengan kemampuan sistem pernapasan, jantung, pembuluh darah, darah, dan otot dalam mengambil, mengantarkan, serta memanfaatkan oksigen.
dr. Handaya menjelaskan, dukungan terhadap sirkulasi dan kondisi otot menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam penggunaan akupunktur pada pegiat olahraga.
Selain oksigen, tubuh membutuhkan adenosine triphosphate (ATP) sebagai sumber energi utama untuk kontraksi otot dan berbagai fungsi sel. ATP diproduksi melalui proses metabolisme berbagai zat gizi—termasuk karbohidrat, lemak, dan protein—dengan mitokondria sebagai salah satu pusat utama produksi energi di dalam sel.
Namun, kebugaran dan performa olahraga tidak dapat bergantung pada satu jenis terapi saja. Latihan yang sesuai, pemulihan yang cukup, asupan nutrisi, kualitas tidur, serta evaluasi medis tetap menjadi bagian utama dalam menjaga kondisi tubuh.
Dengan demikian, akupunktur lebih tepat ditempatkan sebagai terapi pendukung dalam rangkaian penanganan dan pemulihan, bukan sebagai pengganti latihan fisik ataupun rehabilitasi.
Apakah Akupunktur Sakit?
Salah satu kekhawatiran yang sering muncul adalah rasa sakit ketika jarum ditusukkan. Padahal, jarum akupunktur berukuran sangat halus dan berbeda dengan jarum suntik yang biasa digunakan untuk pemberian obat.
Sensasi yang dirasakan pasien dapat berbeda-beda. Sebagian pasien merasakan sensasi ringan, seperti hangat, pegal halus, atau sedikit berdenyut ketika mendapatkan stimulasi.
Kapan Akupunktur Dapat Dilakukan?
Akupunktur dapat dipertimbangkan setelah pertolongan pertama dilakukan dan berdasarkan kondisi cedera serta anjuran dokter. Waktu dimulainya terapi, jumlah sesi, dan durasinya perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!