Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Literasi dan Infrastruktur Pelindungan Data UMKM Perlu Diperkuat

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 23:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Literasi dan Infrastruktur Pelindungan Data UMKM Perlu Diperkuat Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Pengunjung memilih barang kerajinan di stan UMKM pada Gebyar PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) di City Walk Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (4/9/2026).

Jakarta - Pakar budaya dan komunikasi digital Firman Kurniawan menilai pemerintah perlu memperkuat literasi masyarakat dan menyediakan infrastruktur pelindungan data yang memadai bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seiring meningkatnya risiko penyalahgunaan data pribadi.

“Penyalahgunaan data pribadi hari ini sangat berkembang. Maka untuk melindunginya juga perlu upaya yang berkembang. Namun perangkat dan literasinya tidak memadai. Gap ini menciptakan kerentanan, data yang dikumpulkan UMKM dapat dibobol oleh pelaku kejahatan,” kata Firman saat dihubungi ANTARA, Rabu.

Menurut dia, UMKM masih menghadapi keterbatasan dari sisi modal, teknologi, maupun literasi keamanan data sehingga kemampuan pelaku usaha dalam melindungi data pribadi belum seimbang dengan perkembangan risiko penyalahgunaan data.

“UMKM sesuai namanya, usaha menengah, kecil, dan mikro, maka secara modal teknologi maupun literasinya terhadap keamanan data juga menengah, kecil, dan mikro atau cenderung tidak memadai,” ujarnya.

Firman mengatakan kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena data pelanggan yang dikumpulkan UMKM dapat menjadi sasaran pelaku kejahatan apabila tidak dikelola dengan perlindungan yang memadai.

Menurut dia, persoalan pelindungan data juga berkaitan dengan kepercayaan konsumen. Konsumen yang semakin memahami pentingnya data pribadi dapat mempertimbangkan kembali transaksi dengan pelaku usaha yang dinilai tidak memiliki upaya pelindungan data yang memadai.

“Upaya perlindungan yang meragukan dapat membatalkan terjadinya transaksi. UMKM dapat terhambat perkembangannya,” kata Firman.

Dia menilai dampak tersebut mungkin belum terlalu terasa karena tingkat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya data pribadi masih berkembang.

“Mungkin saat ini keadaan masih belum terlalu terasa menekan, lantaran kesadaran khalayak terhadap literasi data belum berkembang. Keadaan ini tidak boleh dibiarkan berlanjut,” ujarnya.

Karena itu, Firman mendorong pemerintah sebagai regulator untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pelindungan data pribadi sekaligus memastikan tersedianya infrastruktur pelindungan data yang memadai, termasuk bagi UMKM.

“Regulator, pemerintah, harus membangun literasi khalayak maupun mengupayakan tersedianya infrastruktur pelindungan data yang memadai, termasuk bagi UMKM,” katanya.

Pemerintah sebelumnya menyatakan tengah memfinalisasi pembentukan Otoritas Pelindungan Data Pribadi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dalam acara US-ASEAN Business Council Dinner Dialogue bertema ‘Digital Economy Mission to Indonesia 2026’ di Jakarta Pusat, Selasa (21/7), mengatakan lembaga tersebut diproyeksikan bekerja secara independen dan tidak berada di bawah struktur Kementerian Komunikasi dan Digital, tetapi mekanisme pelaporannya ditujukan kepada Presiden melalui kementerian tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.