Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Darurat Kekeringan: 2.200 Lokasi Ditangani, 53.052 Ha Sawah Diselamatkan, Jawa Paling Terdampak

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 14:12 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Darurat Kekeringan: 2.200 Lokasi Ditangani, 53.052 Ha Sawah Diselamatkan, Jawa Paling Terdampak Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat penanganan dampak El Nino kuat yang menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat penanganan dampak El Nino kuat yang menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia. Hingga 7 September 2026, Kementerian PU telah melakukan penanganan darurat kekeringan di 2.200 lokasi terdampak yang tersebar di berbagai wilayah. Mulai dari kawasan permukiman, daerah irigasi dan sawah, serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya penanganan darurat tersebut telah berhasil menyelamatkan areal sawah seluas 53.052 Ha, mendistribusikan 14,1 juta liter air untuk melayani 857.725 jiwa dan mendukung pemadaman 283 titik api akibat karhutla.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, ketersediaan air merupakan kebutuhan mendasar yang harus dijaga, terutama ketika sejumlah wilayah menghadapi kondisi kekeringan. Oleh karenanya, Kementerian PU terus melakukan langkah-langkah penanganan dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

“Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” kata Dody di Jakarta, Rabu (9/9).

Dari total 2.200 lokasi tersebut, sebanyak 1.677 lokasi merupakan penanganan kekeringan di kawasan permukiman, 240 lokasi pada daerah irigasi atau sawah, dan 283 lokasi untuk penanganan karhutla. Sebanyak 1.760 lokasi telah selesai ditangani, sementara 440 lokasi masih dalam proses penanganan.

Pada sektor pertanian, penanganan dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan sawah seluas 53.052 hektare. Upaya yang dilakukan antara lain pemompaan air dari sungai ke sawah di 104 lokasi, normalisasi saluran irigasi utama dan sekunder di 21 lokasi, pembuatan saluran darurat di 3 lokasi, serta berbagai langkah lainnya seperti pemasangan sandbag, pengaturan pola giliran air, optimalisasi saluran, dan pemasangan pipa di 112 lokasi.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Kementerian PU telah menangani 1.677 lokasi kekeringan permukiman. Penanganan didominasi distribusi air bersih sebanyak 1.629 lokasi, disertai pembangunan atau pemanfaatan sumur bor di 9 lokasi dan penanganan lainnya di 39 lokasi. Secara keseluruhan, layanan tersebut telah menjangkau 857.725 jiwa dengan total air bersih yang telah didistribusikan mencapai 14.109.231 liter.

Penanganan juga dilakukan untuk mendukung pengendalian karhutla yang berkaitan dengan kondisi kering di sejumlah wilayah. Tercatat hingga saat ini, Kementerian PU telah menangani 283 lokasi karhutla melalui kegiatan pemadaman titik api. Sebanyak 263 lokasi telah selesai ditangani dan 20 lokasi masih dalam penanganan.

Secara kewilayahan, penanganan kekeringan tersebar di Pulau Jawa sebanyak 1.291 lokasi, Kalimantan 412 lokasi, Sulawesi 199 lokasi, Sumatera 124 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 99 lokasi, Maluku 50 lokasi, serta Papua 25 lokasi. Pulau Jawa menjadi wilayah dengan cakupan penanganan terbesar, antara lain dengan layanan air bersih bagi 694.147 jiwa dan dukungan terhadap 28.582 hektare sawah.

Menteri Dody menegaskan Kementerian PU akan terus memantau kondisi ketersediaan air dan memperkuat respons di wilayah yang masih mengalami kekeringan. Penanganan dilakukan melalui koordinasi unit pelaksana teknis di daerah dengan mengoptimalkan sumber daya air dan infrastruktur yang tersedia, sehingga kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian dapat tetap terlayani selama periode kekeringan.

“Kementerian PU akan terus bergerak berdasarkan kondisi di lapangan. Kondisinya tentu berbeda-beda, tapi bagi kami di PU yang penting adalah bisa cepat hadir sesuai kebutuhan di lapangan. Saya sudah minta jajaran untuk siaga dan bergerak, terutama untuk membantu menjaga akses dan layanan dasar masyarakat,” tegas Menteri Dody.

Kementerian PU berkomitmen akan terus memastikan pemantauan dan penanganan kekeringan secara berkala. Melalui sistem pemantauan sumber daya air serta laporan dari balai-balai teknis di daerah, Kementerian PU berharap ketahanan air dan pangan nasional akan senantiasa terjaga di tengah kondisi iklim yang dinamis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.