Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenapa Indonesia Masih Jadi Incaran Investor? Bos Hotel Global Ungkap Rahasianya

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 01:19 WIB | Oleh:
Kenapa Indonesia Masih Jadi Incaran Investor? Bos Hotel Global Ungkap Rahasianya Doc: Antara foto
Ket. Chairman dan Presiden Swiss-Belhotel International Gavin M Faull (kedua kiri) di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (5/9).

GIANYAR - Bos manajemen perhotelan global Gavin M Faull menyebutkan investasi akomodasi di Indonesia tetap menarik di tengah tantangan global karena didukung ekosistem pariwisata dan budaya yang mengundang wisatawan datang.

“Indonesia itu negara yang begitu indah, orang-orangnya ramah dan juga semua orang ingin selalu ke Bali,” kata Chairman dan Presiden Swiss-Belhotel International Gavin M Faull di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu.

Ia mengakui sektor pariwisata menghadapi sejumlah tantangan mulai dari krisis ekonomi, flu burung, pandemi COVID-19 yang sudah dilalui hingga krisis geopolitik di Timur Tengah yang saat ini masih belum mereda sepenuhnya.

Untuk itu, ia menjadikan tantangan tersebut menjadi peluang untuk memperluas dan menambah pasar dengan menggandeng mitra baru untuk pengelolaan bisnis akomodasi perhotelan dan sejenisnya.

Salah satunya menambah portofolio yang baru beroperasi Ashva Swiss-Belresort di kawasan wisata Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Pariwisata Pulau Dewata, lanjut dia, masih menjadi magnet wisatawan baik domestik dan mancanegara untuk berkunjung karena memiliki paket lengkap untuk beragam segmentasi wisata.

“Orang-orang mengunjungi banyak tempat di dunia, tapi mereka selalu kembali ke Bali karena mereka begitu mencintai alamnya, orang-orangnya, mereka mencintai makanannya,” ucapnya.

Sementara itu, Senior Vice President Operasional dan Pengembangan di Indonesia Ilkin Ilyaszade menambahkan Indonesia saat ini merupakan tujuan utama bisnis manajemen perhotelan.

Bahkan, lanjut dia, pihaknya meneken kesepakatan manajemen perhotelan setiap dua minggu bersama mitra di Indonesia yang menandakan sinyal positif investasi pariwisata untuk pangsa pasar dalam negeri.

“Jadi kami menilai Indonesia masih menjadi penggerak pertumbuhan yang paling penting,” katanya.

Saat ini, pihaknya memiliki sekitar 90 unit hotel atau akomodasi penginapan yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia, dari total lebih dari 165 hotel berbintang di 20 negara di dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Olahraga
Persija Jakarta Rekrut Fran...
Luar Negeri
Putin Beri Instruksi Mengej...

Gunung Anak Krakatau Muntah, Waspadai Debu Vulkaniknya

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Anak Krakatau Muntah...
Advertisement
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.