Antrean Panjang di SPBU Jember, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 19:04 WIB | Oleh: Tim PenulisJEMBER – Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) baik yang bersubsidi maupun non-subsidi aman saat terjadi antrean di hampir seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
"Yang menjadi prioritas kami adalah memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terjaga," kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) dalam keterangan tertulis yang diterima di Jember, Sabtu (05/9).
Menurut dia, terjadi keterlambatan distribusi BBM ke sejumlah SPBU karena kemacetan di Pelabuhan Ketapang, sehingga pihaknya terus memantau dan mengevaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas serta kebutuhan masing-masing wilayah.
Pihak Pertamina memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran BBM di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Jember dan Situbondo tetap menjadi prioritas di tengah kemacetan panjang yang terjadi di kawasan Tanjung Wangi, Banyuwangi.
"Untuk menjaga kelancaran distribusi BBM, Pertamina terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, antara lain Satuan Lalu Lintas, KP3, Polairud, Lanal, Polsek, dan Babinsa, untuk memberikan prioritas pergerakan bagi mobil tangki Pertamina," katanya.
Ahad mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan agar antrean tidak semakin panjang akibat panic buying.
Sementara itu antrean panjang di SPBU Jalan Ahmad Yani Jember sempat menimbulkan kemacetan panjang karena antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular hingga di luar SPBU.
Salah satu warga Jember, Diyah mengatakan dirinya terpaksa mengantre panjang di SPBU karena kehabisan BBM dan pedagang eceran juga banyak yang tutup karena habis.
"Biasanya saya beli eceran di pedagang, namun karena banyak yang tutup, maka terpaksa ikut antre panjang di SPBU karena BBM motor saya habis," katanya.
Ia berharap tidak lagi terjadi antrean panjang seperti beberapa waktu lalu ketika jalur Gumitir ditutup total karena harus antre berjam-jam untuk mendapatkan BBM subsidi di SPBU.
"Mudah-mudahan segera teratasi agar masyarakat tidak panik karena BBM menjadi kebutuhan penting untuk mobilitas masyarakat," ujarnya.
Pantauan di lapangan, warga yang enggan antre panjang di SPBU terpaksa beralih membeli BBM nonsubsidi jenis pertamax.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!