Akhir Tahun Minim Tanggal Merah, Tren Bleisure Jadi Solusi Liburan Pintar
📅 Jumat, 25 Sep 2026, 16:13 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Memasuki kuartal terakhir 2026, para pekerja dihadapkan pada periode dengan hari libur nasional yang relatif terbatas, sementara intensitas pekerjaan justru meningkat jelang akhir tahun. Kondisi ini membuat sebagian pekerja perlu mencari cara lain untuk tetap berlibur tanpa harus menghabiskan banyak jatah cuti.
Salah satu pilihan yang kian diminati adalah bleisure, yaitu menggabungkan perjalanan bisnis (business) dengan aktivitas rekreasi (leisure). Melalui pola ini, pekerja dapat memanfaatkan jadwal perjalanan dinas untuk menyisipkan waktu berlibur di destinasi yang sama.
Tren tersebut semakin berkembang seiring meningkatnya kesadaran terhadap keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance). Dalam laporan Indonesia Tourism Outlook 2025/2026 yang melibatkan Kementerian Pariwisata, Bank Indonesia, dan Bappenas, bleisure tercatat sebagai salah satu tren utama pariwisata Indonesia.
Laporan tersebut juga mencatat bahwa 79 persen Gen Z dan 67 persen milenial memilih konsep bleisure dalam perjalanan dinas mereka. Menurut Cove, kedua kelompok usia tersebut turut memberikan kontribusi besar terhadap penggunaan kamar harian yang ditawarkan perusahaan.
“Gen Z dan milenial adalah generasi yang amat tertarik dengan tren bleisure, dan kedua kelompok tersebut menempati porsi terbesar, yaitu 44,5 persen dari keseluruhan pelanggan kamar harian Cove,” ujar Dian Paskalis, Country Director of Growth Cove.
Menurut Dian, pola tersebut sejalan dengan kecenderungan generasi muda yang berupaya mengintegrasikan pekerjaan, perjalanan, dan kebutuhan personal dalam satu waktu.
“Karena itu, Cove terus mengedepankan penawaran akomodasi harian yang multifungsi untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan profesional sekaligus liburan,” tambahnya.
Memanfaatkan momentum Hari Pariwisata Sedunia yang diperingati setiap 27 September, Cove membagikan sejumlah strategi yang dapat diterapkan pekerja untuk memaksimalkan perjalanan bleisure.
1. Menyesuaikan Jadwal Perjalanan
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menyesuaikan jadwal keberangkatan atau kepulangan dengan agenda dinas. Cara ini memberikan tambahan waktu berwisata tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi pulang-pergi secara terpisah.
Namun, perubahan jadwal penerbangan tetap perlu disesuaikan dengan kebijakan perusahaan dan dikomunikasikan sejak awal. Dalam sejumlah kasus, pekerja cukup membayar selisih harga tiket jika jadwal penerbangan diubah.
Sebagai contoh, jika perjalanan dinas dimulai pada Senin, pekerja dapat berangkat sejak Jumat malam untuk menikmati akhir pekan berwisata sebelum agenda pekerjaan dimulai. Jika perusahaan menerapkan fleksibilitas kerja jarak jauh atau work from home (WFH) pada Jumat, keberangkatan bahkan bisa dilakukan lebih awal, misalnya pada Kamis malam.
Sebaliknya, jika perjalanan dinas berakhir pada Jumat, kepulangan dapat ditunda hingga Minggu malam guna memanfaatkan akhir pekan. Alternatif lainnya adalah menggunakan satu atau dua hari cuti tambahan untuk memperpanjang durasi perjalanan.
2. Memanfaatkan Waktu di Luar Jam Kerja
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!