Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bos-bos Raksasa Teknologi Makan Malam Bersama Trump dan Xi Jinping di Gedung Putih

9 Jumat, 25 Sep 2026, 15:05 WIB | Oleh:
Bos-bos Raksasa Teknologi Makan Malam Bersama Trump dan Xi Jinping di Gedung Putih Bos-bos Raksasa Teknologi Makan Malam Bersama Trump dan Xi Jinping di Gedung Putih Doc: AP
Ket. Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping berjabat tangan saat jamuan makan malam kenegaraan di Ruang Timur Gedung Putih, Kamis, 24 September 2026, di Washington. Tampak miliarder Elon Musk dan CEO Nvidia Jensen Huang hadir dalam acara tersebut.

WASHINGTON - Sejumlah kepala eksekutif paling terkemuka di Amerika Serikat menghadiri jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih pada 24 September 2026 untuk menghormati kedatangan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Menurut laporan New York Times, daftar nama penting mencakup beberapa tokoh teknologi raksasa Amerika termasuk Jeff Bezos, Elon Musk, Jensen Huang, Tim Cook, Sam Altman, Michael Dell, dan Sundar Pichai. Jane Fraser, kepala Citigroup, juga diperkirakan akan hadir, menurut seorang pejabat pemerintahan Trump yang membocorkan daftar tamu dengan syarat anonim.

Menurut seorang mantan pejabat dan orang lain yang mengetahui undangan tersebut, Mark Zuckerberg dari Meta, David Solomon dari Goldman Sachs, Stephen Schwarzman dari Blackstone, Jamie Dimon dari JPMorgan Chase, Cristiano Amon dari Qualcomm, Albert Bourla dari Pfizer, dan Lisa Su dari AMD juga hadir.

Beberapa eksekutif puncak dari perusahaan-perusahaan Tiongkok juga tiba di Washington sesaat sebelum KTT, menurut tiga orang yang mengetahui perjalanan mereka. Namun, tidak jelas apakah para eksekutif tersebut, yang tidak ikut ke Amerika Serikat bersama Xi, telah diminta untuk bergabung dalam jamuan makan malam kenegaraan.

“Presiden Xi dan saya sama-sama memahami bahwa kami mewakili sistem yang berbeda, tetapi ikatan antara rakyat kita tetap kuat, dan kami tidak pernah akur seperti sekarang,” kata Trump saat bersulang, dikutip Associated Press.

“Bersama-sama, kita dapat terus membangun hubungan yang mendorong kemakmuran dan keamanan bagi generasi mendatang,” kata Trump.

Trump telah melakukan yang terbaik untuk membuat Xi terkesan selama kunjungan tiga hari pemimpin Tiongkok itu ke Washington, dan memuji hubungan pribadi mereka yang erat — bahkan ketika ia mengecam kandidat-kandidat utama Partai Demokrat sebagai "komunis" menjelang pemilihan paruh waktu November.

Xi dan Trump membahas ketegangan terkait Taiwan, perdagangan, dan kecerdasan buatan (AI) selama jam kerja. Namun, Trump secara terbuka memilih untuk fokus menunjukkan kepada Xi perkembangan terbaru Gedung Putih pada Kamis sore, termasuk mengajaknya berkeliling helikopter kepresidenan Marine One dan landasan helikopter baru yang dibangunnya.

Dalam pidatonya, Xi mencatat bahwa “Presiden Trump telah berjanji menjadikan Amerika hebat kembali” dan bahwa “Tiongkok berkomitmen untuk mencapai kebangkitan nasional yang besar.”

“Kedua tujuan ini sama-sama ambisius dan tentunya dapat saling memperkuat,” kata Xi.

Perayaan yang menampilkan menu tiga hidangan termasuk ikan kakap panggang berlapis wijen dan pakcoy muda yang renyah – berlangsung di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik bagi bisnis-bisnis terbesar di dunia.

Tantangan yang dihadapi meliputi tarif yang lebih tinggi dan hambatan perdagangan antara AS dan Tiongkok, serta potensi regulasi baru untuk kecerdasan buatan (AI) di kedua negara tersebut.

Pertemuan Trump dan Xi Jinping diperkirakan akan menghasilkan serangkaian pengumuman kecil, termasuk pembelian energi dan barang pertanian oleh Tiongkok, serta komitmen baru untuk mengawasi perdagangan fentanyl.

Para pejabat sepakat untuk memperpanjang "gencatan senjata" perang dagang selama dua bulan lagi, dan juga diharapkan akan membahas keamanan dan teknologi, termasuk AI.

Pada 20 September, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan Amerika Serikat telah mengusulkan kepada Tiongkok sebuah sistem pemberitahuan di mana kedua negara akan saling memberi tahu jika hal-hal yang berkaitan dengan AI mencapai tingkat keamanan nasional.

Muncul juga pertanyaan di kalangan pemimpin bisnis AS tentang apakah model AI Tiongkok, yang secara terbuka mempublikasikan perhitungan mendasar dari sistem mereka, suatu hari nanti dapat melampaui model AI Amerika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...

Tabrakan Dua Kereta di Mesir, Empat Orang Tewas dan 88 Luka-Luka

22 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Tabrakan Dua Kereta di Mesi...

Pemprov Manfaatkan Jekate Run untuk Mengungkit Ekonomi Lokal

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pemprov Manfaatkan Jekate R...
Olahraga
David Ferrer Gabung Tim Pel...
Olahraga
Tanpa Rybakina, Sabalenka d...
Daerah
Malam Ini Hujan Abu Vulkani...
Ekonomi
Validitas Data Pertumbuhan ...
Advertisement
Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.