Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1.000 Pelajar Kepulauan Seribu dan Jakut Dapat Bantuan Kacamata

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 14:55 WIB | Oleh:
1.000 Pelajar Kepulauan Seribu dan Jakut Dapat Bantuan Kacamata Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyalurkan bantuan kacamata kepada sekitar 1.000 pelajar di Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara. Bantuan tersebut diberikan setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan mata terhadap sekitar 3.500 pelajar dari 16 sekolah untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyalurkan bantuan kacamata kepada sekitar 1.000 pelajar di Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara. Bantuan tersebut diberikan setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan mata terhadap sekitar 3.500 pelajar dari 16 sekolah untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini.

Penyerahan bantuan dilakukan dalam kegiatan "Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang" di SMKN 285 Jakarta, Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jumat (25/9). Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno turut hadir dan mengapresiasi dukungan dalam membantu pelajar memperoleh kacamata sesuai kebutuhan mereka.

"Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian serta bantuan kacamata bagi anak-anak kita," ujar Rano.

Rano juga mengingatkan para pelajar agar lebih memperhatikan kesehatan mata dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Menurutnya, kebiasaan menggunakan telepon seluler, komputer, dan perangkat digital perlu diimbangi dengan waktu istirahat yang cukup bagi mata.

"Anak-anak sekalian, kuncinya kembali kepada disiplin kalian masing-masing dalam menggunakan telepon seluler maupun komputer. Boleh saja memakai gawai, tetapi kita sendiri yang harus tahu kapan saatnya menutup layar sesaat untuk beristirahat," katanya.

Rano berharap kacamata yang diterima para pelajar dapat digunakan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar. Gangguan penglihatan diharapkan tidak menjadi hambatan bagi mereka dalam mengikuti pembelajaran maupun mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Saya juga berharap kacamata ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh adik-adik penerima bantuan, baik yang ada di Kepulauan Seribu maupun perwakilan dari Jakarta Utara seperti SMPN 95," tuturnya.

Program tersebut diawali dengan pemeriksaan kesehatan mata terhadap sekitar 3.500 pelajar yang berasal dari 16 sekolah di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap gangguan penglihatan yang dapat memengaruhi aktivitas belajar pelajar.

Dari hasil pemeriksaan, sekitar sepertiga pelajar diketahui mengalami gangguan mata. Para pelajar tersebut kemudian mendapatkan tindak lanjut sesuai kebutuhan, termasuk bantuan kacamata korektif dan vitamin mata.

Kesehatan mata menjadi salah satu faktor yang mendukung proses belajar karena penglihatan membantu pelajar menerima informasi selama mengikuti pembelajaran. Deteksi dan penanganan sejak dini juga dapat membantu pelajar menjalani aktivitas pendidikan dengan lebih nyaman.

Program kesehatan mata tersebut turut menjangkau wilayah kepulauan di Jakarta. Perluasan layanan dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada pelajar di wilayah yang memiliki tantangan dalam hal ketersediaan fasilitas dan tenaga medis untuk memperoleh akses pemeriksaan mata.

"Melalui program 'Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang', kami berupaya memperluas akses deteksi dini dan kesehatan mata hingga ke pulau-pulau yang memiliki tantangan fasilitas serta tenaga medis. Kami berharap inisiatif berkelanjutan ini memberikan kesempatan yang lebih setara bagi seluruh anak untuk berkembang secara optimal dan meraih masa depan yang cemerlang," ucap Hera F. Haryn, Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility.

Pemeriksaan dan pemberian bantuan kacamata tersebut diharapkan dapat meningkatkan perhatian terhadap kesehatan mata pelajar di Jakarta. Selain membantu menangani gangguan penglihatan, kegiatan ini juga mendorong kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata sejak usia sekolah.

Pemprov DKI Jakarta berharap dukungan terhadap kesehatan pelajar dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan penglihatan yang terjaga, pelajar diharapkan dapat mengikuti kegiatan belajar dan mengembangkan kemampuan secara lebih optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

BMKG Khawatirkan Durasi Musim Hujan yang Pendek

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Khawatirkan Durasi Mus...
Nasional
Bapanas Proses 102 Tersangk...
Advertisement
Indonesia vs Singapura di GBK Hari Ini, Polri Siapkan 3.852 Personel

Indonesia vs Singapura di GBK Hari Ini, Polri Siapkan 3.852 Personel

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.