Karhutla Gunung Merapi Padam, BNPB Tetap Intensifkan Patroli di Magelang.
📅 Jumat, 25 Sep 2026, 13:29 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan patroli pengawasan tetap dijalankan secara intensif meski kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah berhasil dipadamkan.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa patroli dilakukan oleh tim petugas gabungan termasuk memanfaatkan teknologi drone atau pesawat nirawak dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
"Berdasarkan pemantauan menggunakan pesawat drone milik BPPTKG, luas kawasan hutan Taman Nasional Gunung Merapi yang terbakar periode 22-24 September mencapai sekitar 59,5 hektare," kata Berton.
Direktorat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan bahwa kebakaran yang melanda kawasan konservasi tersebut mulai terjadi pada Selasa (22/9) dan membakar vegetasi berupa semak rumput serta pohon pinus.
Kemudian hasil pengawasan udara yang diterima BNPB itu menyatakan sebagian besar titik api utama di lokasi kejadian telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan hingga Kamis (24/9) malam.
Sebaiknya Anda baca juga:
BNPB belum melaporkan secara rinci apa penyebab kebakaran termasuk bagaimana proses tindak lanjut dari kebakaran tersebut apakah juga dilangsungkan proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum atau tidak.
Namun menurut Berton, petugas gabungan akan terus melaksanakan patroli, penyisiran dan pemantauan guna mengantisipasi kemunculan titik api baru akibat angin atau cuaca kering.
"Tim gabungan masih melakukan pemantauan dan patroli untuk memastikan tidak terdapat titik api baru mengingat masih terdapat bara di sejumlah lokasi," ujarnya.
Dalam banyak kesempatan, kata dia menambahkan bahwa BNPB-aparat pemerintah setempat mengingatkan kepada masyarakat serta para pengelola kawasan wisata di Gunung Merapi untuk memastikan tidak ada aktivitas yang menyulut kebakaran termasuk membuang puntung rokok sembarangan atau membuat api unggun guna mencegah potensi kebakaran susulan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!