Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Sumenep Melarang Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakarq

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 23:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Sumenep Melarang Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakarq Doc: Antara
Ket. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur melarang warga melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar guna mencegah terjadinya kebakaran saat musim kemarau seperti saat ini.

"Ini penting kami sampaikan, karena jika pembukaan lahan dilakukan dengan cara dibakar, maka berpotensi terjadi kebakaran," kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di Sumenep, Rabu.

Larangan tentang pembakaran ini, juga disampaikan kepada daerah melalui Surat Edaran (SE) Bupati Sumenep Nomor 35 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan serta Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar.

Dalam surat edaran itu, seluruh pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN dan BUMD diminta meningkatkan kewaspadaan, pencegahan, serta pengendalian terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

"Kami mengimbau agar upaya pencegahan melibatkan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, masyarakat, akademisi, media, relawan hingga pemangku kepentingan lainnya," katanya.

Selain itu, camat, lurah dan kepala desa hendaknya melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar sebagai langkah aktif dalam mencegah, bahkan melaporkan apabila menemukan kejadian atau potensi karhutla.

"Pihak terkait harus meningkatkan pengawasan dan patroli di wilayah yang dinilai rawan kebakaran demi mencegah karhutla," katanya.

Ia mengaku telah menginstruksikan kepada semua organisasi perangkat daerah untuk melakukan pemetaan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla, sekaligus memantau terhadap titik panas dan potensi munculnya titik api dilakukan secara berkala.

"Setiap kegiatan pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan juga harus segera dihentikan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas," katanya.

Apabila terjadi bencana kebakaran hutan dan lahan, aparatur, pemangku kepentingan maupun masyarakat bisa melakukan koordinasi secara intensif melalui saluran pengaduan Call Center 112, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), dan/atau langsung kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep.

"Personel harus siap siaga, sarana dan prasarana serta peralatan untuk menghadapi karhutla untuk memastikan penanganan bisa dilakukan secara cepat jika terjadi kebakaran," katanya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berupaya memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana serta memastikan penanggulangan bencana dilaksanakan secara terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia berharap, pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan karhutla tetap memperhatikan serta menghargai kearifan lokal yang berkembang di masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...

Asian Games 2026, PBVSI Panggil 12 Pemain Voli Putri

17 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Asian Games 2026, PBVSI Pan...

PBVSI Umumkan Daftar Pemain Voli Putra Asian Games 2026

20 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PBVSI Umumkan Daftar Pemain...
Olahraga
Folarin Balogun Batal Gabun...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.