Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Baik untuk Pencari Kerja! Pemkab Pasuruan Genjot Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Job Fair

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 00:10 WIB | Oleh:
Kabar Baik untuk Pencari Kerja! Pemkab Pasuruan Genjot Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Job Fair Doc: Antara foto/HO-Pemkab Pasuruan
Ket. Sebanyak 6.000 pencari kerja mendatangi Job Fair 2026 yang diadakan oleh Pemkab Pasuruan bekerja sama dengan 40 perusahaan setempat yang dilaksanakan di Kecamatan Pandaan, Pasuruan, Rabu (23/9).

PASURUAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, Jawa Timur, mendorong penekanan angka pengangguran di wilayah setempat melalui Job Fair 2026 yang berpotensi menyerap hingga 1.260 pekerja.

"Kami ucapkan terima kasih kepada 40 perusahaan yang sudah berpartisipasi membuka hingga 1.260 potensi posisi pekerjaan," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Rakhmat Syarifuddin di Pasuruan, Rabu.

Menurutnya, angka tersebut melebihi target yang ditetapkan pemerintah dalam agenda job fair tahun ini yang berada di kisaran 1.000 posisi pekerjaan

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Taman Chandra Wilwatikta, Kecamatan Pandaan, Pasuruan, Rabu, Rakhmat menyebut terdapat lebih dari 6.000 pencari kerja yang mendaftar.

Ia menjelaskan sebagian besar perusahaan peserta beroperasi di wilayah Kabupaten Pasuruan, sementara sejumlah perusahaan dari luar daerah membuka cabang atau melakukan perluasan usaha dengan lokasi penempatan pekerja di Kabupaten Pasuruan.

Rakhmat mengatakan sebagian besar pencari kerja melakukan pendaftaran melalui aplikasi Hellowork secara daring, sedangkan peserta yang datang langsung tetap dapat mengikuti kegiatan dengan melakukan pemindaian kode batang pendaftaran.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori mengatakan penyelenggaraan job fair secara berkelanjutan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Pasuruan.

Ia mengatakan kegiatan tersebut mengusung konsep link and match antara kebutuhan tenaga kerja industri dengan kompetensi pencari kerja dan lulusan pendidikan vokasi.

Shobih menegaskan, kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan dunia pendidikan diperlukan agar pencari kerja memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri, sementara perusahaan memperoleh tenaga kerja yang sesuai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp102.250...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.