Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makin Banyak Penumpang KA ke Jember, Ekonomi dan Pendidikan Ikut Terdongkrak

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 00:11 WIB | Oleh:
Makin Banyak Penumpang KA ke Jember, Ekonomi dan Pendidikan Ikut Terdongkrak Doc: Antara foto/HO-Humas KAI Jember
Ket. Kedatangan penumpang KA Mutiara Timur di Stasiun Jember, Selasa (22/9).

JEMBER - Pertumbuhan penumpang kereta api di Stasiun Jember memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi dan pusat pendidikan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Stasiun Jember terus menunjukkan perannya sebagai stasiun terpadat dan tersibuk di wilayah Tapal Kuda, sekaligus menjadi salah satu simpul transportasi rel paling vital di Jawa Timur bagian timur," kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro di Jember, Rabu.

Sebagai stasiun terbesar di wilayah Daerah Operasi 9 Jember, keberadaannya tidak hanya menjadi titik keberangkatan dan kedatangan perjalanan kereta api, tetapi juga menjadi bagian penting dari denyut mobilitas masyarakat yang menghubungkan Jember dengan berbagai daerah.

"Tingginya mobilitas tersebut tercermin dari jumlah penumpang yang tercatat sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai 1.527.415 penumpang melakukan perjalanan melalui Stasiun Jember, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Jumlah tersebut meningkat sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebanyak 1.514.537 penumpang," katanya.

Ia mengatakan pertumbuhan tersebut menjadi gambaran bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi massal yang aman, nyaman, dan memiliki konektivitas antardaerah terus berkembang.

"Tingginya mobilitas di Stasiun Jember menunjukkan bahwa keberadaan layanan kereta api memiliki peran yang semakin penting dalam mendukung aktivitas masyarakat," tuturnya.

Menurut dia, pergerakan penumpang tidak hanya berkaitan dengan perjalanan antarkota, tetapi juga mencerminkan dinamika Jember sebagai wilayah pendidikan, pusat kegiatan ekonomi, bisnis, serta destinasi wisata.

Sebagai salah satu kota pendidikan di kawasan Tapal Kuda, lanjut dia, Jember memiliki sejumlah perguruan tinggi yang menjadi salah satu faktor pendukung tingginya mobilitas masyarakat.

Kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah turut menciptakan kebutuhan perjalanan yang cukup tinggi, baik menuju Jember maupun dari Jember ke daerah asal masing-masing.

"Mobilitas itu menjadikan layanan kereta api sebagai bagian penting dalam mendukung aktivitas pendidikan. Konektivitas yang tersedia melalui perjalanan kereta api memberikan alternatif transportasi bagi mahasiswa, tenaga pendidik, maupun masyarakat yang memiliki kepentingan akademik di Jember," katanya.

Selain pendidikan, pertumbuhan aktivitas ekonomi turut memberikan kontribusi terhadap tingginya pergerakan masyarakat karena Jember berkembang sebagai salah satu pusat bisnis dan ekonomi di kawasan Tapal Kuda, sehingga perkembangan tersebut juga semakin membuka peluang investasi dan mendorong hadirnya aktivitas usaha yang membutuhkan konektivitas transportasi antardaerah.

Di sisi lain, sektor pariwisata menjadi bagian penting dalam membentuk pola perjalanan menuju Jember karena Pandalungan itu memiliki beragam potensi wisata yang menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Salah satu agenda tahunan yang turut memperkuat daya tarik daerah tersebut adalah Jember Fashion Carnaval (JFC) yang telah dikenal luas dan mampu menarik kunjungan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

"Jember memiliki karakter yang cukup lengkap sebagai daerah tujuan perjalanan. Ada aktivitas pendidikan, perdagangan dan bisnis, sekaligus potensi pariwisata yang terus berkembang. Kondisi tersebut secara langsung membutuhkan dukungan konektivitas transportasi yang dapat menghubungkan Jember dengan berbagai wilayah," katanya.

Cahyo menjelaskan tingginya aktivitas di Stasiun Jember juga menjadi bagian dari gambaran perkembangan wilayah Tapal Kuda secara keseluruhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Villarreal Naik ke Posisi 1...

Udara Tidak Sehat Selimuti Samarinda

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Udara Tidak Sehat Selimuti ...

Sejumlah SPBU di Bali Dipadati Antrean Kendaraan

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Sejumlah SPBU di Bali Dipad...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.