Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Operasional Penerbangan di Soetta-Kualanamu

4 Rabu, 02 Sep 2026, 11:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Operasional Penerbangan di Soetta-Kualanamu Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Operasional Penerbangan di Soetta-Kualanamu Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Sejumlah calon penumpang penerbangan beraktivitas di area Terminal 3 keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

TANGERANG– PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyebutkan operasional penerbangan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta),  Banten menuju Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, sempat terganggu akibat erupsi Gunung Sinabung yang terjadi sejak Senin (31/8).

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan,dalam keterangan tertulis diterima di Tangerang, Rabu (02/9), menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk memantau kondisi penerbangan serta mengantisipasi dampak yang terjadi.

Namun demikian, Bandara Kualanamu saat ini mengalami penutupan operasional akibat aktivitas Gunung Sinabung. Kondisi ini berpotensi menyebabkan penerbangan dari dan menuju Kualanamu mengalami keterlambatan (delay), pembatalan (cancel), hingga pengalihan penerbangan (divert).

"Dampak erupsi Gunung Sinabung turut berpengaruh terhadap penerbangan dari dan menuju Kualanamu, termasuk rute dari Bandara Soekarno-Hatta. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan kondisi penerbangan dan pelayanan kepada penumpang tetap terpantau," jelasnya.

Ia mengungkapkan, pada Selasa, 1 September 2026, trafik penerbangan Bandara Soekarno-Hatta - Bandara Kualanamu dan sebaliknya tercatat sebanyak 41 pergerakan penerbangan, terdiri dari 20 kedatangan (arrival) dan 21 keberangkatan (departure), dengan estimasi 5.350 penumpang.

Sejalan dengan kondisi tersebut, terdapat 15 penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Kualanamu maupun penerbangan sebaliknya yang dibatalkan (cancel) akibat force majeure aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

"Selain itu, terdapat 14 penerbangan yang mengalami keterlambatan (delay). Untuk kondisi saat ini, kami bersama maskapai dan stakeholder terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta dampaknya terhadap operasional penerbangan," ungkapnya.

"Koordinasi dan langkah-langkah antisipasi terus dilakukan untuk memastikan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan sebaik mungkin," tambahnya.

Pihaknya mengimbau, kepada calon penumpang yang melakukan perjalanan dari atau menuju Kualanamu untuk memperhatikan informasi terbaru dari maskapai terkait status dan jadwal penerbangan.

"Kami mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing. Kami akan terus memberikan pelayanan dan melakukan langkah-langkah antisipasi sesuai dengan perkembangan kondisi," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Anggota DPR: Penyadapan ke Presiden Kasus Luar Biasa, Polri Harus Ungkap Siapa Aktor Utamanya

Anggota DPR: Penyadapan ke Presiden Kasus Luar Biasa, Polri Harus Ungkap Siapa Aktor Utamanya

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.