Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Perlu Antre! Pemkab Buleleng Permudah Layanan Kependudukan Secara Online

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 00:18 WIB | Oleh:
Tak Perlu Antre! Pemkab Buleleng Permudah Layanan Kependudukan Secara Online Doc: Antara foto/HO-Humas Pemkab Buleleng
Ket. Tampilan layar layanan administrasi kependudukan berbasis digital melalui aplikasi Aku Online Pemkab Buleleng.

BULELENG - Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, meluncurkan layanan administrasi kependudukan berbasis digital melalui aplikasi Aku Online untuk memudahkan masyarakat mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus datang dan mengantre langsung ke kantor pelayanan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa, di Buleleng, Senin, menegaskan penerapan aplikasi Aku Online harus mampu memangkas prosedur pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) sehingga masyarakat memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat, dan sederhana.

Menurutnya, transformasi digital dalam pelayanan adminduk harus mampu menjawab berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama kebutuhan untuk datang dan mengantre secara langsung ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Ia mengapresiasi keterlibatan jajaran pemerintah hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan dalam mendukung penerapan Aku Online. Keterlibatan seluruh unsur tersebut dinilai strategis agar transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Saya berterima kasih karena teman-teman semua hadir sampai di tingkat desa dan kelurahan. Ini memiliki makna yang sangat strategis untuk menjawab berbagai persoalan administrasi kependudukan," ujar Sekda Suyasa.

Ia juga mengatakan keberadaan Aku Online diharapkan dapat menyederhanakan proses pelayanan yang sebelumnya membutuhkan sejumlah tahapan dan kehadiran masyarakat secara langsung.

Dengan aplikasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengurus berbagai kebutuhan administrasi kependudukan secara lebih mandiri tanpa sepenuhnya bergantung pada pelayanan tatap muka.

"Kalau dengan adanya aplikasi, mestinya kita lebih sederhana. Yang dulunya panjang prosedurnya menjadi mudah. Yang sebelumnya dilayani banyak pegawai, sekarang tinggal di tangan sendiri. Maka tidak ada lagi argumentasi yang sulit untuk mendapatkan pelayanan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng Made Juartawan mengatakan administrasi kependudukan merupakan salah satu pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, perkembangan teknologi sekaligus tuntutan masyarakat mendorong pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang semakin mudah, cepat, aman, transparan, efisien, dan dekat dengan masyarakat.

"Oleh karena itu, kami terus melakukan transformasi melalui Aku Online serta memperluas aktivitas dan pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital atau yang kita kenal dengan IKD," ujar Juartawan.

Ia menjelaskan Aku Online merupakan aplikasi yang dikreasi dan dikembangkan secara mandiri oleh jajaran internal Dinas Dukcapil Kabupaten Buleleng.

Sistem tersebut, kata dia, telah diperkuat dari sisi keamanan dan validasi, termasuk dukungan dokumen digital, pelaporan, strategi operator, serta kemudahan akses bagi masyarakat sebagai pengguna layanan.

"Prinsipnya sederhana. Bukan masyarakat yang harus mendatangi banyak layanan. Dengan aplikasi ini, layanan kita integrasikan dan didekatkan kepada masyarakat," kata Juartawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Nasional
Bupati Bogor Akhirnya Buka ...
Daerah
UMKM Pariaman Siap Naik Kel...

Karhutla Lereng Semeru Meluas, Area Terdampak Capai 600 Hektare

37 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Karhutla Lereng Semeru Melu...
Advertisement
Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

31 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.