Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Menguat, Data Ekonomi Domestik Jadi Penopang Pasar

5 Selasa, 01 Sep 2026, 18:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Menguat, Data Ekonomi Domestik Jadi Penopang Pasar IHSG Hari Ini Menguat, Data Ekonomi Domestik Jadi Penopang Pasar Doc: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto
Ket. Ilustrasi-Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penguatan IHSG di tengah stabilnya data ekonomi domestik mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap ketahanan fundamental ekonomi Indonesia.

Data yang relatif terjaga memberi ruang bagi pasar untuk meredam kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi, meski sentimen global dan pergerakan rupiah tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai.

Jika stabilitas domestik berlanjut, peluang penguatan IHSG masih terbuka seiring membaiknya minat terhadap aset berisiko.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (1/9) sore ditutup menguat 74,46 poin atau 1,14 persen ke posisi 6.599,94 seiring stabilitas data-data perekonomian dalam negeri.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 10,58 poin atau 1,64 persen ke posisi 654,41.

"Di dalam negeri, IHSG menguat didukung sentimen positif terhadap kredibilitas fiskal pemerintah yang tercermin dari target defisit 2,40 persen pada 2027. Realisasi anggaran hingga Juli 2026 juga tetap solid, dengan pendapatan negara tumbuh 21,3 persen year on year (yoy) dan belanja meningkat 18,2 persen (yoy)," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias NIco dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi secara bulanan sebesar 0,21 persen month to month (mtm) periode Agustus 2026, dan secara tahunan inflasi 3,19 persen (yoy) atau terjaga dalam kisaran target sasaran Bank Indonesia (BI) sebesar 2,5 plus minus 1 persen.

Kemudian, neraca perdagangan Indonesia membukukan surplus sebesar 120 juta dolar AS pada Juli 2026, dari sebelumnya mencatatkan defisit pada Juni 2026.

"Surplusnya neraca perdagangan tentunya akan menopang dan memperkuat stabilitas pasar keuangan dalam negeri," ujar Nico.

Sementara itu, aktivitas manufaktur bulan Agustus 2026 menunjukkan perlambatan pertumbuhan sektor manufaktur sehingga berada di zona kontraksi, seiring rilis Indeks Manajer (PMI) Manufaktur Global S&P Indonesia yang turun menjadi 49,8 pada Agustus 2026 dari angka tertinggi lima bulan pada Juli 2026 sebesar 50,2.

"Ini menunjukkan terjaganya dalam kisaran sasaran tersebut merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara BI dan pemerintah," ujar Nico.

Selain itu, Nico mengatakan penguatan IHSG tampaknya juga ditopang oleh hasil Rapat Paripurna DPR RI hari ini yang mengesahkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI untuk periode 2026-2031

Nico mengatakan pengesahan tersebut memberikan kepastian hukum dan arah kebijakan moneter domestik yang kuat, sehingga akan memberikan sinyal sinyal menjaga stabilitas, meningkatkan kepercayaan investor domestik maupun asing, serta turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah gejolak global.

Dari mancanegara, bursa kawasan Asia bergerak melemah terbebani oleh sentimen meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran, yang berdampak terhadap risiko geopolitik.

Ketegangan antara AS dengan Iran yang kembali meningkat mendorong harga minyak lebih tinggi dan meningkatkan kekhawatiran atas inflasi dan pengetatan moneter lebih lanjut. Meningkatnya ketegangan tersebut, memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Pasukan AS menyerang sebuah pulau di Selat Hormuz, sementara Iran membalas dengan serangan terhadap UEA dan Yordania, menandai kembalinya pertempuran antara AS dan Iran setelah sekitar satu bulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
BMKG: Jakarta Diperkirakan ...
Nasional
Perpusnas Ajukan Dua Naskah...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.