Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memalukan, Hutan Kota Cawang Masih Jadi Tempat Asusila

3 Selasa, 03 Nov 2026, 15:28 WIB | Oleh:
Memalukan, Hutan Kota Cawang Masih Jadi Tempat Asusila Memalukan, Hutan Kota Cawang Masih Jadi Tempat Asusila Doc: ANTARA/HO-Satpol PP Kecamatan Makasar
Ket. Satpol PP Kecamatan Makasar melakukan patroli malam untuk pengamanan, pengawasan, pengendalian, dan monitoring di Hutan Kota Cawang, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Senin (2/11).

JAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Makasar menjaga ketat kawasan Hutan Kota Cawang untuk mencegah tindakan asusila.

Hal tersebut merespons sebuah video terkait dugaan aktivitas mencurigakan di Hutan Kota Cawang, yang beredar melalui akun Instagram @ijoeel pada Sabtu (31/10) malam.

"Kami sudah menerima informasi dan laporan, dan juga sudah melaksanakan penjagaan di lokasi tersebut," kata Kepala Satpol PP Kecamatan Makasar Robinhot Butarbutar saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Dia menyebutkan penjagaan dan pemantauan akan terus dilakukan selama satu pekan ke depan untuk mengantisipasi potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum di kawasan tersebut.

Pengawasan itu dilakukan melalui patroli serta kegiatan pengamanan, pengawasan, pengendalian, dan pemantauan di sekitar kawasan hutan kota yang berada di Jalan DI Panjaitan.

"Ini bentuk respons jajaran Satpol PP terhadap informasi yang berkembang di masyarakat, sekaligus upaya memastikan kawasan Hutan Kota Cawang tetap aman dan tertib," tegas Robinhot.

Selain itu, dia mengatakan dalam pelaksanaannya, pengamanan itu juga melibatkan petugas dari sejumlah kelurahan, yakni Pinang Ranti, Halim Perdanakusuma, Kebon Pala, dan Makasar. 

"Kami sudah melakukan patroli gabungan tersebut sejak Minggu (1/11), mulai pukul 22.30 WIB hingga selesai," ucap Robinhot.

Lebih lanjut, dia menuturkan kegiatan itu merupakan bagian dari antisipasi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah Kecamatan Makasar, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Berdasarkan laporan hasil patroli, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Petugas juga tidak menemukan adanya gangguan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan tersebut," ujar Robinhot.

Dia pun berharap langkah tersebut dapat mencegah munculnya aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat maupun fungsi kawasan hutan kota sebagai ruang terbuka hijau.

Sementara itu, Camat Makasar Dimas Prayudi membantah adanya praktik prostitusi di kawasan Hutan Kota Cawang.

"Tidak benar," ungkap Dimas saat dikonfirmasi terpisah di Jakarta, Selasa.

Dia menduga munculnya anggapan tersebut karena perekam melihat sejumlah pria muda yang berada di sekitar kawasan hutan kota pada malam hari. Namun, dia memastikan aktivitas yang dikhawatirkan tersebut tidak kembali terjadi.

"Diduga terjadi karena pada saat diambil gambar, malam-malam, ada laki-laki masih muda sekitaran situ. Tapi, kalau terjadi lagi, sudah enggak, sih," tutur Dimas.

Sebelumnya, sebuah video yang menyoroti dugaan aktivitas mencurigakan di Hutan Kota Cawang beredar melalui akun Instagram @ijoeel pada Sabtu (31/10) malam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DPRD DKI Anggarkan Rp1,5 Tr...
Luar Negeri
Mayoritas Warga Australia C...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Malaysia Berulah, Tindakan Curangnya Sangat Merugikan Indonesia

Malaysia Berulah, Tindakan Curangnya Sangat Merugikan Indonesia

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.