DPRD DKI Dorong Madrasah Swasta Masuk Program Sekolah Gratis 2027
Rabu, 04 Nov 2026, 14:40 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: ANTARA
JAKARTA - Program Sekolah Gratis di DKI Jakarta diharapkan terus diperluas pada 2027 dengan menyasar lebih banyak lembaga pendidikan swasta, termasuk madrasah. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Astrid Kuya mendorong pemerintah agar program tersebut tidak hanya mencakup sekolah umum dan Sekolah Luar Biasa (SLB), tetapi juga sekolah madrasah swasta.
Dorongan itu disampaikan Astrid dalam Rapat Kerja bersama Dinas Pendidikan yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2027 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (4/11). Ia menilai perluasan program pendidikan gratis dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, terutama keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Menurut Astrid, Program Sekolah Swasta Gratis telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan dengan biaya terjangkau. Hal tersebut diketahui dari respons warga ketika dirinya melakukan kegiatan reses di sejumlah wilayah.
Dalam kegiatan tersebut, Astrid mengaku kerap menerima apresiasi masyarakat terhadap keberadaan program sekolah swasta gratis. Program itu dinilai menjadi solusi bagi anak-anak yang tidak tertampung di sekolah negeri sehingga tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.
Keberadaan program tersebut juga dinilai dapat membantu orangtua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Dengan biaya sekolah yang ditanggung melalui program pemerintah, keluarga tidak harus menghadapi beban pengeluaran pendidikan yang tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Alhamdulillah, membantu ekonomi keluarga. Itu mereka ngomong,” ujar Astrid.
Selain memperhatikan akses pendidikan di sekolah umum, Astrid turut menyoroti kebutuhan anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pendidikan yang layak. Ia mengingatkan bahwa biaya pendidikan di sekolah yang melayani kebutuhan khusus relatif tinggi sehingga dukungan pemerintah menjadi penting.
Karena itu, Astrid berharap pemerintah dapat mempertahankan sekaligus memperluas cakupan Program Sekolah Gratis. Ia meminta agar madrasah swasta turut dipertimbangkan sebagai lembaga pendidikan yang memperoleh manfaat dari program tersebut pada 2027.
Menurut Astrid, madrasah menjadi salah satu pilihan pendidikan bagi para orangtua untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Namun, keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi juga membutuhkan dukungan agar pilihan pendidikan tersebut tidak terhambat oleh persoalan biaya.
Ia menilai perluasan program ke madrasah swasta akan melengkapi dukungan pendidikan gratis yang telah diberikan kepada sekolah umum dan SLB. Dengan demikian, bantuan pendidikan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat yang membutuhkan.
“Sudah bagus sekali ada SLB gratis, sudah ada sekolah swasta gratis. Tapi alangkah indahnya kalau sekolah madrasah juga kita gratiskan,” tukas Astrid.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!