Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Ungkap Alasan Pemadaman Bergilir di Sulsel, Ternyata Bukan karena El Nino

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 07:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN Ungkap Alasan Pemadaman Bergilir di Sulsel, Ternyata Bukan karena El Nino Doc: Antara
Ket. Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar Niki Rendra Adisetiawan di Makassar.

Makassar - Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar Niki Rendra Adisetiawan memastikan bahwa pemadaman listrik bergilir yang tengah diberlakukan pihaknya bukan karena fenomena El Nino atau musim kemarau ekstrem.

Niki menyampaikan bahwa pengaturan beban listrik yang dilakukan sejak pukul 09.00 merupakan dampak dari kegiatan pemeliharaan sejumlah fasilitas ketenagalistrikan di beberapa wilayah Sulawesi Selatan.

"Kondisi tersebut murni berkaitan dengan pemeliharaan fasilitas ketenagalistrikan, bukan disebabkan oleh El Nino maupun penurunan debit air PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)," kata dia di Makassar, Selasa (1/9).

Pemeliharaan kelistrikan yang dilakukan meliputi pemeliharaan jaringan serta sejumlah peralatan kelistrikan, seperti gardu, trafo, dan perlengkapan pendukung lainnya yang dilakukan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keandalan dan keberlangsungan pasokan listrik kepada pelanggan.

Kegiatan ini diperkirakan berlangsung sekitar empat hari ke depan sehingga diharapkan kondisi kelistrikan dapat kembali normal pada Kamis atau Jumat mendatang (3-4 Agustus). Pemadaman akan berlangsung selama 1-3,5 jam dalam satu sesi.

Niki mengemukakan pemadaman bergilir ini dilakukan dalam rangka pemeliharaan listrik sebagai upaya mitigasi El Nino ke depan. Sehingga, kondisi kelistrikan dipastikan bisa lebih prima menghadapi kekeringan.

"Jadi nantinya, hanya persoalan cuaca saja yang memang di luar kuasanya kita. Semua elemen kelistrikan kita benahi, dan juga kami berupaya mempercepat proses pemeliharaan agar pasokan listrik segera kembali seperti semula," ujar Niki.

Terkait penurunan debit air sungai yang menjadi sumber PLTA memang diakui mengalami penurunan karena belum turunnya hujan, namun kondisi tersebut sejauh ini belum memberikan dampak signifikan terhadap produksi listrik PLN.

"Kami akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sumber air untuk menentukan langkah antisipasi apabila kemarau semakin panjang," tambah Niki.

Kondisi saat ini, daya terpasang pada sistem kelistrikan Sulawesi Selatan berada di kisaran 2.000 MW, sementara daya mampu sekitar 1.996 MW. Namun, angka tersebut bersifat fluktuatif dan dapat berubah setiap hari tergantung kondisi pembangkit dan sistem kelistrikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Timnas Indonesia Harus Mema...
Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.