Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Anak Krakatau Alami 31 Kali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Siaga Level III

3 Senin, 12 Okt 2026, 20:50 WIB | Oleh:
Gunung Anak Krakatau Alami 31 Kali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Siaga Level III Gunung Anak Krakatau Alami 31 Kali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Siaga Level III Doc: ANTARA/Riadi Gunawan
Ket. ARSIP - Gunung anak Krakatau saat dipantau dari Desa Banding Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

LAMPUNG SELATAN - Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, tercatat mengalami 31 kali erupsi sepanjang periode 5 hingga 9 Oktober 2026, dengan puncak aktivitas mencapai 26 kali letusan dalam sehari. 

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Suwarno, di Lampung Selatan, Senin (12/10), mengatakan aktivitas erupsi tersebut berdasarkan catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Mulai tanggal 5 Oktober terjadi empat kali erupsi, kemudian tanggal 8 Oktober satu kali, puncaknya pada 9 Oktober terjadi 26 kali erupsi,” kata dia.

Ia mengatakan sejak 10 Oktober hingga Senin (12/10), tidak tercatat adanya erupsi lanjutan pada gunung api yang berada di perairan Selat Sunda tersebut.

Meski aktivitas erupsi tidak berlanjut dalam beberapa hari terakhir, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat dan pengunjung diminta mematuhi rekomendasi keselamatan dengan tidak mendekati gunung api serta tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah aktif.

Dia menjelaskan pemantauan aktivitas vulkanik dilakukan secara intensif selama 24 jam melalui pengamatan visual dan instrumental untuk mengetahui perkembangan kondisi gunung api.

Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar dalam menilai perkembangan aktivitas vulkanik, menentukan langkah mitigasi, serta mengantisipasi potensi bahaya yang dapat ditimbulkan.

Suwarno juga mengingatkan nelayan yang beraktivitas di perairan Selat Sunda agar memperhatikan informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi cuaca sebelum melaut.

Selain itu, masyarakat diimbau tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta mengacu pada informasi resmi dari lembaga berwenang.

Dirinya berharap masyarakat tetap mematuhi rekomendasi keselamatan dan mengikuti perkembangan informasi secara berkala guna mengurangi risiko bencana serta menjaga keselamatan di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Diskotek di Surabaya Wajib Antar Pulang Pengunjung yang Mabuk

36 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Diskotek di Surabaya Wajib ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.