Anomali Cuaca Bikin Geger, BNPB Minta Warga Sumatera Utara Siaga Satu Bahaya Banjir
📅 Senin, 12 Okt 2026, 21:08 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat di wilayah Sumatera bagian utara meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir kendati sebagian besar wilayah lain saat ini tengah dilanda kekeringan.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan di Jakarta, Senin (12/10), mengatakan bahwa fenomena anomali cuaca ini sebagaimana yang terjadi di Aceh Tamiang, Aceh.
"Beberapa wilayah sedang mengalami kekeringan ekstrem, namun terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang hingga mengakibatkan banjir," kata dia.
Dia memaparkan bahwa banjir di Aceh Tamiang tersebut terjadi pada Sabtu (10/10) dan berdampak pada empat wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Tenggulun, Kejuruan Muda, Karang Baru, dan Bendahara.
Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi berdasarkan data kaji cepat BPBD Aceh Tamiang ada sebanyak 222 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi akibat rumah mereka terendam banjir.
"Hingga laporan diterima pada Minggu (11/10), hujan dilaporkan masih turun di sebagian wilayah dengan ketinggian muka air di permukiman warga masih bertahan sekitar 50 centimeter serta genangan belum surut," kata dia.
Meski demikian, dia memastikan bahwa tim petugas gabungan di daerah terdampak sudah bersiaga untuk mendampingi para penyintas, sekaligus melakukan pendataan demi memenuhi kebutuhan mereka.
"Sebagai langkah kesiapsiagaan, pantau pembaruan informasi dari sumber resmi dan terpercaya seperti BNPB, BPBD, dan BMKG," cetusnya
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!