Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Kiriman dari Ciliwung dan Katulampa Bogor Rendam Kebon Pala hingga Setinggi 1,3 Meter

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 13:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Kiriman dari Ciliwung dan Katulampa Bogor Rendam Kebon Pala hingga Setinggi 1,3 Meter Doc: Antara
Ket. Warga melintasi banjir yang merendam perkampungan di Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta, Jumat (23/1/2026).

JAKARTA - Banjir kiriman dari Sungai Ciliwung dan Bendung Katulampa Bogor merendam kawasan Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur hingga mencapai 130 centimeter (cm) atau 1,3 meter.

"Iya, banjir kiriman Ciliwung dan Katulampa, karena di sana naik. Banjir ini terjadi sejak Kamis (22/1) sore. Ini adalah tahap kedua," kata Camat Jatinegara, Endang Kartika di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (23/1).

Endang menyebutkan, banjir sempat surut sebelum kembali naik pada dini hari. Kenaikan air dipicu status Katulampa yang kembali meningkat.

"Jadi tadinya sempat surut, namun Katulampa naik kembali sehingga sekitar pukul 02.00 WIB air mulai naik hingga mencapai 130 centimeter," ujar Endang.

Menurut dia, banjir yang terjadi merupakan banjir kiriman dari hulu, seiring meningkatnya debit air Sungai Ciliwung dan status Bendung Katulampa yang berada pada Siaga 3.

Kondisi saat ini Katulampa masih Siaga 3. "Alhamdulillah kami sudah siap-siap membantu warga. Untuk wilayah Kebon Pala sendiri air sudah mulai surut di angka sekitar 125 sentimeter," katanya.

Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat warga yang mengungsi ke tempat pengungsian resmi.

Sebagian warga memilih bertahan di rumah masing-masing dengan menempati lantai dua, sementara sebagian lainnya mengungsi ke rumah sanak saudara.

"Untuk sementara ini belum ada pengungsian. Di beberapa titik Jatinegara memang terdampak, tapi warga sudah mempersiapkan diri," katanya.

Jajaran Kecamatan Jatinegara terus melakukan pemantauan dan siaga di wilayah rawan banjir, sembari mengantisipasi kemungkinan kenaikan air susulan apabila debit air di hulu kembali meningkat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa banjir masih menggenangi 125 Rukun Tetangga (RT) dan 14 ruas jalan pada Jumat pagi.

"Saat ini terdapat 125 RT dan 14 ruas jalan tergenang," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan di Jakarta.

Menurut dia, pada Kamis (22/1) malam banjir sempat menggenangi 132 RT. Kemudian berangsur surut dan pada Jumat dinihari tinggal 106 RT yang terendam banjir.

Namun, pada Jumat pagi banjir kembali meluas dengan menerjang 125 RT di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.