Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bebas Beli Pakai Jeriken, Pemkab Agam Terbitkan 204 Surat Sakti BBM Subsidi Nelayan

2 Senin, 12 Okt 2026, 20:40 WIB | Oleh:
Bebas Beli Pakai Jeriken, Pemkab Agam Terbitkan 204 Surat Sakti BBM Subsidi Nelayan Bebas Beli Pakai Jeriken, Pemkab Agam Terbitkan 204 Surat Sakti BBM Subsidi Nelayan Doc: ANTARA/Yusrizal.
Ket. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Rosva Deswira.

LUBUK BASUNG - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menerbitkan sebanyak 204 surat rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan skala kecil sepanjang Januari hingga September 2026. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Rosva Deswira di Lubuk Basung, Sumbar, Senin (12/10), mengatakan 204 lembar surat rekomendasi itu diterbitkan semenjak Januari sampai September 2026.

"Kita telah menerbitkan 204 lembar surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi bagi nelayan selama sembilan bulan pada tahun ini," katanya didampingi Kepala Bidang Budidaya Doni Afdison.

Ia mengatakan rekomendasi itu untuk nelayan di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, dan nelayan laut di Kecamatan Tanjung Mutiara dengan kapasitas di bawah lima Gross Tonnage (GT).

Bahkan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Tiku juga menerbitkan surat rekomendasi bagi nelayan di Kecamatan Tanjung Mutiara.

Rekomendasi dikeluarkan setelah syarat dilengkapi oleh nelayan berupa fotokopi KTP, Kartu Pelaku Usaha Kelautan atau Perikanan dan lainnya.

"Apabila syarat ini telah dikantongi, maka langsung kita terbitkan surat rekomendasi pembelian BBM subsidi berupa pertalite dan bio solar," katanya.

Rekomendasi tersebut berdasarkan Peraturan BPH Migas Nomor 2 Tahun 2023 untuk konsumen nonkendaraan.

Peraturan BPH Migas Nomor 2 Tahun 2023 adalah aturan mengenai penerbitan surat rekomendasi untuk pembelian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP), yang ditetapkan pada 18 Agustus 2023.

"Surat rekomendasi tersebut digunakan untuk membeli BBM di SPBU terdekat, dalam menjalankan aktivitas melaut," ujar dia.

Rekomendasi tersebut untuk mendukung kelancaran aktivitas penangkapan ikan, karena BBM langka dan SPBU tidak melayani pengisian BBM menggunakan jerigen.

Untuk itu, mereka difasilitasi dengan surat rekomendasi, agar mereka bisa mengisi BBM.

"Dengan adanya surat rekomendasi itu, maka mereka bisa mendapatkan BBM di SPBU dan ini sangat membantu nelayan di Agam," katanya.

Ia menambahkan jumlah nelayan laut di Agam sebanyak 3.135 orang dan rumah tangga perikanan (RTP) 637 orang tersebar di Kecamatan Tanjung Mutiara.

Setelah itu nelayan perairan umum 1.417 orang dan RTP 767 orang yang tersebar di Kecamatan Tanjung Raya.

Sebagian besar, perahu nelayan menggunakan mesin dan BBM sangat dibutuhkan mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Waspada! Sejumlah Wilayah J...

Andrea Bocelli Gelar Konser di Candi Borobudur

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Andrea Bocelli Gelar Konser...
Advertisement
Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.