Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Malioboro Mulai Dipagari Portal, Kendaraan Tak Bisa Sembarangan Masuk

📅 Senin, 31 Agu 2026, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Malioboro Mulai Dipagari Portal, Kendaraan Tak Bisa Sembarangan Masuk Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Salah satu ruas jalan akses samping atau sirip kawasan Malioboro Kota Yogyakarta.

YOGYAKARTA – Pengendalian kendaraan bermotor di kawasan Malioboro menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan ikonik Yogyakarta tetap nyaman, aman, dan berorientasi pada aktivitas pejalan kaki.

Kepadatan kendaraan tidak hanya berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga dapat mengurangi kualitas ruang publik dan pengalaman wisatawan.

Karena itu, penataan mobilitas di Malioboro perlu diarahkan pada pembatasan kendaraan, penguatan transportasi umum, serta penyediaan akses yang tetap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat tanpa mengorbankan karakter kawasan wisata.

Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan uji coba pemasangan Regol Ayom atau sistem portal pembatas jalan di jalan akses samping atau sirip menuju kawasan Malioboro Kota Yogyakarta.

Kepala Dishub DIY Chrestina Erni Widyastuti di Yogyakarta, Senin (31/8), mengatakan penerapan Regol Ayom di 13 ruas jalan kawasan Malioboro itu merupakan uji coba untuk melihat efektivitas sarana dan kesiapan penerapannya di lapangan.

"Portal pembatas ini uji coba, baru pertama kita operasikan semuanya, kita lihat seperti apa. Kalau tidak ada uji coba, kita tidak mengetahui ada permasalahan-permasalahan apa di lapangan," katanya.

Menurut dia, uji coba portal pembatas di sirip menuju kawasan Malioboro ini untuk mendukung penerapan penuh pedestrian Malioboro, fungsinya sebagai pengendali kendaraan bermotor dengan memastikan akses pejalan kaki, termasuk pengguna kursi roda tidak terganggu.

Namun demikian, kata dia, salah satu persoalan yang ditemukan adalah berkaitan dengan akses pejalan kaki dan teknis penjagaan, yang pada kondisi tertentu, petugas perlu membuka portal agar pejalan kaki dapat melintas.

Dia mengatakan salah satu skema yang disiapkan, adalah membuka bagian tengah portal ketika ada pejalan kaki yang butuh akses, kemudian pada jenis portal tertentu, mekanisme teleskopik memungkinkan portal dibuka atau dinaikkan sehingga tersedia ruang untuk melintas.

"Dishub DIY telah menyiapkan petugas pada titik-titik dengan sistem pembagian shift dan kolaborasi bersama Dishub Yogyakarta. Penjagaan diperlukan agar portal dapat segera dibuka ketika ada pejalan kaki yang membutuhkan akses," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan masukan dari masyarakat diperlukan dalam proses penyempurnaan penerapan portal pembatas jalan di sirip kawasan Malioboro, sebelum akhirnya penerapan penuh pedestrian pusat kota Yogyakarta ini.

Oleh karena itu, menurut dia, uji coba menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi nyata di lapangan dan memastikan pengendalian kendaraan dapat berjalan seiring dengan kebutuhan akses pejalan kaki.

"Penyempurnaan Regol Ayom tetap diarahkan untuk mendukung penerapan full pedestrian di Malioboro. Komitmen kami memang harus ada untuk pejalan kaki," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

AMI Awards 2026 Umumkan 67 Kategori Nominasi

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
AMI Awards 2026 Umumkan 67 ...
Nasional
BMKG Peringatkan Potensi Ge...
Advertisement
BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.