Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AI Makin Canggih, Tapi Profesi Akuntan Diprediksi Tetap Aman! Ini Alasannya

3 Sabtu, 29 Agu 2026, 20:04 WIB | Oleh:
AI Makin Canggih, Tapi Profesi Akuntan Diprediksi Tetap Aman! Ini Alasannya AI Makin Canggih, Tapi Profesi Akuntan Diprediksi Tetap Aman! Ini Alasannya Doc: Antara foto
Ket. Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Tengah Hendri Santosa.

SEMARANG - Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Tengah Hendri Santosa meyakini bahwa profesi akuntan tidak akan tergantikan oleh artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

"Jadi, akuntan ini sekarang mengalami tantangan yang luar biasa dengan adanya teknologi informasi yang luar biasa, AI," katanya di Semarang, Sabtu.

Hal tersebut disampaikannya dalam seminar nasional bertema "Membangun Kepercayaan Publik melalui Transparansi Pemerintah dan Badan Usaha: Transparansi dan Akuntabilitas sebagai Fondasi Kepercayaan Publik".

Seminar tersebut diselenggarakan oleh IAI Jateng bersama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.

Jika kehadiran AI tidak dibarengi dengan etika yang bagus bagi seorang akuntan maka bisa saja terjadi upaya rekayasa keuangan.

"Anda masukkan angka-angka, minta AI bisa keluar itu sesuai dengan kehendak kita. Nah kalau tidak disusun dengan yang benar, itu," katanya.

Justru, kata dia, tantangan yang berat ke depan bagi profesi akuntan adalah terkait dengan etika moralitas integritas kejujuran.

Menurut dia, kehadiran AI itu juga yang membuat banyak anak muda sekarang ini tidak mau menekuni dunia akuntansi karena beranggapan profesi akuntan alam tergeser teknologi.

Padahal, ia menegaskan bahwa seorang akuntan harus memiliki "judgement", yakni penilaian, pendapat, pertimbangan, atau keputusan yang tidak dimiliki oleh AI.

"Jadi tidak bisa (tergantikan AI, red.). Karena di situ ada keahlian, 'judgement', itu pertimbangan yang tidak bisa (dimiliki, red.) robot. Kalau robot itu kan ke kanan, ya ke kanan terus," katanya.

Sementara itu, Anggota III BPK Prof. Dr. Akhsanul Khaq mengakui bahwa AI sekarang ini menjadi tantangan tersendiri bagi profesi auditor dan akuntan.

"Kemarin saya menyimak juga pemanfaatan AI untuk melakukan audit kinerja. Nah, ini apakah merupakan satu tanda-tanda bahwa profesi auditor ini akan bisa digantikan oleh AI," katanya.

Jika profesi auditor bisa digantikan oleh AI, kata dia, bagaimana dengan profesi akuntan sebagai penyusun laporan keuangan.

Namun, sudah ada PP Nomor 43/2025 tentang Pelaporan Keuangan yang mewajibkan penyusunan laporan keuangan dilakukan oleh tenaga profesional yang kompeten, berintegritas di bidang akuntansi, dan dibuktikan dengan sertifikat keahlian seperti Chartered Accountant (CA) atau register akuntan.

"Jadi, dengan demikian, Alhamdulillah legitimasi profesi akuntan ini menjadi semakin baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Ekonomi
UU Kadin Direvisi, UMKM Jan...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.