Rem Kendaraan Anda Bunyi Berdecit? Ini Penyebab dan Cara Atasinya!
📅 Jumat, 28 Agu 2026, 04:53 WIB | Oleh: OpikJika ditemukan permukaan cakram bermasalah, jangan langsung mencoba memperbaikinya sendiri. Mintalah mekanik memeriksa kondisinya untuk menentukan apakah cukup dilakukan perataan atau perlu diganti.
4. Material kampas rem terlalu keras
Jenis dan material kampas rem juga bisa memengaruhi suara yang muncul. Kampas dengan material tertentu dapat menghasilkan suara lebih nyaring ketika bergesekan dengan cakram.
Toyota menyebut kampas rem yang keras atau memiliki kualitas kurang sesuai sebagai salah satu kemungkinan penyebab bunyi pada sistem pengereman.
Solusinya bukan sekadar mencari kampas yang paling murah, melainkan memilih suku cadang yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan dan rekomendasi pabrikan.
5. Kaliper atau komponennya bermasalah
Pada rem cakram, kaliper bertugas menekan kampas ke cakram ketika pengemudi melakukan pengereman. Jika komponen di dalam kaliper mengalami masalah, tekanan terhadap kampas dapat menjadi tidak optimal dan memunculkan suara.
Kaliper yang bermasalah juga dapat membuat pengereman tidak seimbang. Suzuki menyebut piston kaliper yang macet dapat menyebabkan pengereman tidak merata dan mengganggu kontrol kendaraan.
Jika suara berdecit terus muncul, terutama jika disertai kendaraan terasa menarik ke satu sisi atau pengereman berubah, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel.
6. Rem baru selesai diganti
Tidak semua bunyi berdecit setelah penggantian kampas rem berarti ada kerusakan. Kampas baru membutuhkan proses penyesuaian dengan permukaan cakram. Pada kondisi tertentu, gesekan antara komponen baru tersebut dapat menghasilkan suara untuk sementara.
Namun, jika bunyi tidak kunjung hilang atau justru disertai getaran, rem kurang pakem, dan suara gesekan yang kasar, kendaraan sebaiknya diperiksa kembali.
Hal ini penting untuk memastikan kampas, cakram, serta komponen lainnya terpasang dengan benar dan bekerja sebagaimana mestinya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!