Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rem Kendaraan Anda Bunyi Berdecit? Ini Penyebab dan Cara Atasinya!

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 04:53 WIB | Oleh:
Rem Kendaraan Anda Bunyi Berdecit? Ini Penyebab dan Cara Atasinya! Doc: ANTARA/Fenrir Indonesia.
Ket. Ilustrasi kampas rem dari Fenrir Engineering Indonesia.

JAKARTA - Sistem rem merupakan salah satu komponen penting yang berkaitan langsung dengan keselamatan berkendara. Karena itu, ketika muncul suara berdecit yang tidak biasa, sebaiknya pengendara mencari tahu penyebabnya dan tidak menunda pemeriksaan jika bunyi terus berulang.

Suara berdecit saat kendaraan direm mungkin terdengar seperti masalah kecil. Namun, jangan langsung mengabaikannya. Bunyi tersebut bisa muncul karena hal sederhana seperti debu dan kotoran, tetapi juga dapat menjadi tanda kampas rem mulai aus atau ada komponen pengereman yang perlu diperiksa.

Berikut beberapa penyebab rem kendaraan berbunyi berdecit dan cara mengatasinya.

1. Kampas rem mulai menipis

Kampas rem yang sudah aus menjadi salah satu penyebab umum munculnya suara berdecit. Ketika lapisan kampas semakin tipis, bagian indikator keausan dapat bergesekan dengan cakram dan menghasilkan suara sebagai tanda bahwa kampas perlu diperiksa atau diganti.

Jika bunyi muncul setiap kali rem digunakan dan disertai pengereman yang terasa kurang pakem, jangan menunda pemeriksaan. Kampas yang sudah terlalu tipis juga dapat mempercepat kerusakan cakram.

Cara mengatasinya adalah memeriksa ketebalan kampas dan menggantinya jika sudah melewati batas pemakaian yang direkomendasikan pabrikan.

2. Debu dan kotoran menumpuk

Rem bekerja di area roda yang cukup terbuka sehingga debu jalan, pasir, atau kotoran bisa masuk dan menempel pada kampas maupun cakram.

Kotoran tersebut dapat membuat permukaan yang bergesekan menjadi tidak optimal sehingga menghasilkan suara berdecit ketika rem digunakan. Kondisi serupa juga dapat terjadi pada motor.

Jika kampas dan cakram masih dalam kondisi baik, komponen rem dapat dibersihkan secara tepat. Untuk pemeriksaan yang lebih menyeluruh, sebaiknya dilakukan di bengkel agar komponen tidak dibersihkan dengan cara atau bahan yang justru mengganggu kinerja rem.

3. Permukaan cakram tidak rata

Cakram yang permukaannya tidak rata atau mengalami perubahan bentuk akibat panas berlebih juga dapat menyebabkan bunyi saat pengereman. Biasanya, masalah ini bisa disertai getaran yang terasa pada pedal rem atau setir ketika rem digunakan.

Pada motor, cakram yang aus atau tidak rata juga dapat memunculkan bunyi berdecit dan membuat pengereman terasa kurang nyaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.