Mengagetkan Hasil Penelitian Ini, Kebiasaan Mengambil “Screenshot” Bisa Memicu Gangguan Ingatan
📅 Jumat, 28 Agu 2026, 09:17 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoKetiga, teori attentional disengagement menjelaskan bahwa mengambil foto dapat membuat kita keluar dari momen yang sedang dialami dan secara tidak sadar menciptakan jarak dengan pengalaman tersebut.
Para peneliti menyarankan agar kita menuliskan informasi tersebut daripada mengambil screenshot. Cara ini memang tidak sempurna karena proses cognitive offloading masih dapat terjadi.
Namun, menulis memaksa otak untuk memproses informasi yang ingin diingat. Proses tersebut justru dilewati ketika hanya mengambil screenshot dan kemudian tidak pernah melihatnya kembali.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!