Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komnas HAM: Penyelesaian Konflik Agraria perlu Pendekatan Dialog

29 Kamis, 27 Agu 2026, 14:16 WIB | Oleh:
Komnas HAM: Penyelesaian Konflik Agraria perlu Pendekatan Dialog Komnas HAM: Penyelesaian Konflik Agraria perlu Pendekatan Dialog Doc: ANTARA/Nur Amalia Amir
Ket. Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Sulawesi Tengah Edy Sutichno (kedua kanan) menghadiri kegiatan Diseminasi Nilai-Nilai HAM di Palu, Kamis (27/8).

PALU -- Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Sulawesi Tengah Edy Sutichno mengatakan penyelesaian konflik agraria di daerah juga perlu mengedepankan pendekatan dialog, pemulihan, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat.

“Pendekatan hukum memang penting, namun pendekatan hukum harus berjalan bersama dengan pendekatan dialog, pemulihan, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat,” katanya dalam kegiatan Diseminasi Nilai-Nilai HAM di Palu, Kamis.

Sulawesi Tengah, kata dia, merupakan daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang sekaligus memiliki dinamika penguasaan dan pemanfaatan tanah yang kompleks.

Menurut dia, beragam konflik agraria tidak semata-mata merupakan persoalan kepemilikan tanah, di dalamnya sering terdapat persoalan hak atas tempat tinggal, hak masyarakat adat, hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, hak atas sumber penghidupan, serta hak untuk berpartisipasi dalam menentukan masa depan ruang hidupnya.

“Ketika terjadi konflik antara masyarakat dengan korporasi, antara masyarakat dengan pemerintah, maupun konflik mengenai batas dan penguasaan tanah, kita harus memastikan penyelesaiannya tidak semata-mata menggunakan pendekatan hukum dan penegakan hukum,” ujarnya.

Ia menegaskan jangan sampai masyarakat yang mempertahankan tanah dan ruang hidupnya justru berhadapan dengan kriminalisasi, intimidasi, kekerasan, dan tindakan yang mengabaikan hak-hak mereka.

Sebaliknya, kata dia, setiap klaim masyarakat harus dilakukan melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan dan menghormati hak pihak lain.

“Dalam konteks ini, negara memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kepastian hukum sekaligus keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan persoalan agraria juga dapat muncul akibat kebijakan pembangunan yang belum sepenuhnya mengintegrasikan pendekatan berbasis HAM, termasuk ketika terdapat tumpang tindih wilayah yang dikuasai masyarakat dengan kawasan yang ditetapkan pemerintah.

Perlindungan HAM, kata dia, bukan hanya tentang melindungi hak seseorang ketika terjadi pelanggaran, tetapi juga menciptakan sistem yang mampu mencegah ketidakadilan dan memastikan setiap warga negara dapat hidup dengan aman, setara, dan bermartabat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Ekonomi
Rosan Dorong UMKM Naik Kela...
Ekonomi
Kredit Menggunung, Tantanga...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.