Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Kualitas Mutu & Daya Saing Produk Tuna RI, KKP Tingkatkan Kompetensi Pekerja

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 05:48 WIB | Oleh:
Jaga Kualitas Mutu & Daya Saing Produk Tuna RI, KKP Tingkatkan Kompetensi Pekerja Doc: ANTARA/ Andri Saputra
Ket. Sejumlah pekerja memotong daging ikan tuna untuk kebutuhan ekspor di salah satu unit pengolahan ikan di kompleks Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate, Maluku Utara, Senin (19/1).

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan terus berupaya meningkatkan kompetensi pekerja pengolahan ikan melalui sertifikasi operator pembekuan ikan tuna untuk menjaga mutu dan daya saing produk tuna Indonesia.

Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan Joni Haryadi dikutip dari keterangan di Jakarta, Rabu (26/8), mengatakan pekerja di unit pengolahan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas ikan sejak didaratkan hingga menjadi produk bernilai tambah.

Joni mengatakan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sektor perikanan perlu menjangkau seluruh rantai usaha, termasuk pekerja yang berada di unit pengolahan.

“Karena itu, mereka perlu mendapat akses yang sama terhadap peningkatan kompetensi dan pengakuan atas keahlian yang dimiliki,” ujarnya.

Sebanyak 25 pekerja dari 11 perusahaan pengolahan tuna di Benoa, Bali, mengikuti uji kompetensi operator pembekuan ikan tuna yang berlangsung pada awal Agustus lalu.

Uji kompetensi tersebut merupakan kelanjutan dari pelatihan peningkatan kapasitas pekerja pembekuan ikan tuna yang dilaksanakan pada Desember 2025.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta melanjutkan proses sertifikasi melalui Skema Sertifikasi Okupasi Operator Pembekuan Tuna yang diterbitkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada Juni 2026.

Uji kompetensi dilakukan melalui tes tertulis, tanya jawab, dan praktik dengan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Pembekuan Ikan Tuna.

Peserta diuji pada delapan unit kompetensi, mulai dari penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), penerimaan dan pencucian bahan baku, chilling, butchering, penyimpanan di chilling room, pembekuan, hingga pengemasan.

Kepala Pusat Standardisasi dan Sertifikasi SDM Kelautan dan Perikanan A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani mengatakan sertifikasi menjadi instrumen untuk memastikan kemampuan pekerja dapat diukur berdasarkan standar yang dibutuhkan di tempat kerja.

“Dalam pengolahan tuna, hal ini berkaitan langsung dengan ketepatan penanganan, keamanan, konsistensi mutu, dan efisiensi proses,” katanya.

Ia menambahkan sertifikat kompetensi dapat menjadi bukti profesional atas keterampilan pekerja. Bagi perusahaan, keberadaan SDM yang kompeten dapat membantu memastikan proses produksi sesuai standar dan menjaga konsistensi mutu produk.

Direktur Program Destructive Fishing Watch atau DFW Indonesia Imam Trihatmadja menilai sertifikasi juga dapat memperkuat posisi pekerja dalam rantai industri pengolahan tuna.

Menurut dia, sertifikasi bukan sekadar dokumen, tetapi pengakuan atas keterampilan pekerja yang selama ini menjadi bagian penting dari industri tuna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.