Hampir 1.400 Orang Hilang dan Ratusan Korban Tewas dalam Banjir Bandang Nepal-Tibet
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 18:28 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDi Desa Soley, Distrik Nuwakot, sekitar 25 rumah dilaporkan hampir seluruhnya hancur. Sejumlah warga yang kehilangan anggota keluarga berkumpul di pusat operasi penyelamatan untuk mendapatkan informasi mengenai orang-orang yang belum ditemukan.
Warga Asing Masih Dicari
Perusahaan wisata Himalayan Glacier melaporkan 47 anggota salah satu kelompok wisata mereka hilang. Mereka terdiri dari 15 warga Australia, 10 Kanada, sembilan Nepal, delapan Amerika Serikat, dua Inggris, dua Singapura, serta satu warga berkewarganegaraan ganda Rusia-Amerika.
Kondisi di lapangan juga menyulitkan komunikasi. Sejumlah kawasan terdampak masih mengalami pemadaman listrik setelah fasilitas pembangkit listrik tenaga air rusak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah Nepal mengerahkan personel dan helikopter untuk melakukan pencarian serta evakuasi. Di wilayah Tibet, pemerintah mengerahkan hampir 800 petugas darurat, sekitar 150 kendaraan, anjing pelacak, dan perahu cepat.
Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang juga mengunjungi wilayah perbatasan yang terdampak pada Kamis (27/8) untuk memantau operasi pencarian dan penanganan bencana.
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan tim PBB bersama sejumlah mitra sedang memobilisasi pasokan dan personel untuk membantu masyarakat terdampak. Pemerintah Amerika Serikat juga menyatakan akan memberikan bantuan darurat sebesar 500.000 dolar AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, keluarga korban masih menunggu kepastian mengenai keberadaan anggota keluarga mereka yang belum ditemukan. Proses pencarian terus berlangsung di sejumlah lokasi yang terdampak banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!