Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Gunung Semeru: Ratusan Pendaki Masih Berada di Ranu Kumbolo, Harus Dievakuasi

2 Kamis, 27 Agu 2026, 12:51 WIB | Oleh:
Kebakaran Gunung Semeru: Ratusan Pendaki Masih Berada di Ranu Kumbolo,  Harus Dievakuasi Kebakaran Gunung Semeru: Ratusan Pendaki Masih Berada di Ranu Kumbolo,  Harus Dievakuasi Doc: Istimewa
Ket. Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) telah menutup total jalur pendakian Gunung Semeru usai kebakaran hutan di Blok Ranu Kembang, Rabu (26/8) .

LUMAJANG - Sekitar 170 pendaki dikabarkan masih berada di kawasan Ranu Kumbolo saat terjadi kebakaran hutan dan Iahan (karhutIa) di jaIur pendakian Gunung Semeru, tepatnya di di Blok Ranu Kembang.

"Memang benar kami mendapat informasi bahwa sekitar 170 pendaki masih berada di kawasan Ranu Kumbolo, namun Iokasi karhutIa berada di atasnya, yakni di Ranu Kembang," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho, dikutip dari Antara, Kamis (27/8).

Menurutnya, para pendaki harus dievakuasi untuk turun, karena dikhawatirkan titik api merembet ke arah Ranu Kumbolo, sehingga tim gabungan pada Kamis pagi menuju ke Iokasi para pendaki tersebut.

"Area hutan yang menjadi titik kebakaran lokasinya di Blok Ranu Kembang yang medannya sangat curam dan terjal, sehingga pemadaman kemungkinan bisa dilakukan dengan water boombing atau jaIur udara, namun tim gabungan tetap menyisir titik api yang bisa dijangkau," tuturnya.

Sebelumnya, juga terjadi karhutIa di kawasan Bukit Sentong, Desa Ranupani, Kabupaten Lumajang pada Selasa (25/8), namun berhasiI dikendaIikan tim gabungan dan memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Sementara itu, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memberlakukan penutupan total jalur pendakian Gunung Semeru di Jawa Timur usai kebakaran hutan di Blok Ranu Kembang, Rabu (26/8) .

Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha melalui keterangan resmi yang diterima di Kota Malang mengatakan area hutan yang menjadi titik kebakaran lokasinya berada di sekitar kawasan jalur pendakian Gunung Semeru.

"Kebakaran hutan yang terjadi pada 26 Agustus 2026 di Blok Ranu Kembang di sekitar jalur pendakian Gunung Semeru, dengan begitu jalur pendakian Gunung Semeru ditutup secara total," katanya.

Keputusan penutupan jalur pendakian Gunung Semeru diumumkan resmi oleh BB TNBTS melalui Surat Pengumuman Nomor: PG.20/T.8/TU/HMS.01.07/B/08/2026 dan penutupan diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.