Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Hebat Terjadi Hari Ini, Api Lahap Pabrik Plastik di Kabupaten Serang, Picu Kepanikan Warga

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 19:12 WIB | Oleh:
Kebakaran Hebat Terjadi Hari Ini, Api Lahap Pabrik Plastik di Kabupaten Serang, Picu Kepanikan Warga Doc: ANTARA/HO-Damkar Kabupaten Serang
Ket. Petugas melakukan pemadaman kebakaran di PT Batik Building Material, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (27/8).

SERANG, BANTEN - Pabrik produsen plastik, PT Batik Building Material, yang berlokasi di Kampung Gardu, Desa Majasari, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, dilanda kebakaran hebat pada Kamis.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Ajat Sudrajat, di Serang, Kamis (27/8), membenarkan insiden tersebut dan memastikan armada pemadam kebakaran (damkar) telah dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

"Benar kejadian tersebut, saat ini kondisi sedang dilakukan pemadaman oleh petugas. Nanti kalau sudah selesai saya sampaikan kronologi kejadiannya," kata Ajat.

Terkait insiden ini, BPBD Kabupaten Serang juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tidak berkerumun atau mendekat ke area lokasi kejadian. Imbauan ini diberikan agar akses keluar masuk armada pemadam kebakaran tidak terhambat, sekaligus menghindarkan warga dari bahaya paparan asap pekat yang dapat mengganggu pernapasan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api mulai terlihat membesar sekitar pukul 11.00 WIB. Asap hitam pekat yang menyelimuti sejumlah area bangunan pabrik sempat memicu kepanikan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.   

Diketahui, PT Batik Building Material merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan distribusi produk plastik. Perusahaan ini memproduksi berbagai barang, seperti gelas plastik, cup injection, sedotan bersertifikat halal, thinwall, serta sejumlah produk untuk kebutuhan bahan bangunan.

Merespons laporan masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Serang langsung menerjunkan sejumlah unit mobil pemadam ke tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga kini belum diketahui penyebab pasti terjadinya kebakaran maupun estimasi nilai kerugian materiil. Serta jumlah korban jiwa maupun warga yang mengalami luka juga belum diketahui, karena petugas di lapangan masih berfokus pada upaya pemadaman dan pendataan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Jumlah Anggota DPRD Kemungkinan Turun

32 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Jumlah Anggota DPRD Kemungk...

Hudson: Supporter Stadion Utama GBK Sangat Fanatik

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Hudson: Supporter Stadion U...
Nasional
Makna Dibalik Peristiwa di ...
Luar Negeri
Trump Klaim Iran Hampir Men...
Megapolitan
516 Angkot Bogor Masih Dibu...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.