Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Athletic Butuh Kecepatan Hadapi Ketajaman Barcelona

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 06:53 WIB | Oleh:
Athletic Butuh Kecepatan Hadapi Ketajaman Barcelona Doc: ANDER GILLENEA / AFP
Ket. Penyerang asal Spanyol bernomor punggung 10 milik Barcelona, ​​Lamine Yamal, berebut bola dengan bek asal Spanyol bernomor punggung 19 milik Athletic Bilbao, Adama Boiro, dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Athletic Club Bilbao dan FC Barcelona di Stadion San Mames, Bilbao, pada 7 Maret 2026.

BARCELONA – Barcelona datang ke pertandingan pekan kedua La Liga dengan modal yang nyaris sempurna. Kemenangan telak 5-0 atas Elche dalam laga pembuka bukan sekadar tiga poin, melainkan pernyataan awal bahwa juara bertahan belum kehilangan ketajaman. Jumat (28/8) dini hari WIB, giliran Athletic Bilbao yang harus menghadapi tekanan Barcelona di Spotify Camp Nou.

Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan situasi yang bertolak belakang. Barcelona langsung menunjukkan kematangan sebagai kandidat juara. Sedangkan Athletic memulai era baru bersama Edin Terzic dengan kekalahan 1-3 dari Sevilla. Bagi Terzic, laga di markas Barcelona menjadi ujian terbesar untuk mengukur seberapa cepat timnya mampu menerjemahkan perubahan taktik ke pertandingan kompetitif.

Barcelona memiliki alasan kuat untuk percaya diri. Tim asuhan Hansi Flick tampil agresif sejak menit pertama saat mengalahkan Elche. Raphinha membuka keunggulan, Karim Adeyemi kemudian mencetak gol dalam debutnya, Raphinha menambah gol kedua. Sedangkan Fermin Lopez menutup pesta dengan dua gol.

Ketajaman itu memperlihatkan bahwa Barcelona tidak hanya mengandalkan satu sumber gol. Pergerakan Raphinha, kemampuan Adeyemi menyerang, kreativitas lini tengah, serta keberadaan pemain-pemain dengan kualitas individu tinggi membuat pertahanan Athletic menghadapi persoalan berlapis.

Musim lalu Barcelona mengakhiri kompetisi dengan 94 poin dan mencetak 95 gol. Artinya, tantangan bagi Athletic bukan sekadar menghentikan seorang penyerang, tetapi memutus rantai serangan yang dapat muncul dari berbagai sektor. Barcelona juga memiliki keunggulan psikologis besar karena tidbenak terkalahkan dalam 15 pertemuan kandang terakhir melawan Athletic di La Liga.

Flick sendiri tidak ingin Barcelona terlalu bergantung kepada perekrutan penyerang tengah baru. Menjelang musim ini, dia menegaskan bahwa belum datangnya pemain nomor sembilan bukan persoalan besar baginya. “Saya tidak khawatir. Deco dan saya berbicara setiap hari dan ingin membuat tim ini lebih kuat,” ujar Flick.

Pernyataan itu mencerminkan pendekatan Barcelona. Kekuatan utama mereka tetap pada sistem, bukan satu pemain. Dengan penguasaan bola, pressing setelah kehilangan bola, dan rotasi pemain di area depan, Barcelona berusaha memaksa lawan bertahan semakin dalam sebelum membuka celah.

Namun, Athletic tidak datang tanpa peluang. Justru cara terbaik bagi tim asal Basque itu adalah menghindari pertandingan terbuka. Terzic harus membuat timnya disiplin menjaga jarak antarlini, menutup jalur umpan ke lini tengah Barcelona. Kemudian memanfaatkan ruang yang muncul di belakang garis pertahanan tuan rumah.

Masalahnya, Athletic telah memperlihatkan kelemahan besar pada pertandingan pertama. Mereka kalah 1-3 dari Sevilla. Yuri Berchiche mendapat kartu merah pada menit ke-11. Sevilla kemudian mencetak gol melalui Oso pada menit ke-15, disusul Chidera Ejuke dan Isaac Romero. Aitor Paredes memang memperkecil ketertinggalan, tetapi Athletic tidak mampu MEMBALIKKAN keadaan.

Menariknya, Athletic sebenarnya memiliki periode penguasaan bola yang cukup baik dan melepaskan lebih banyak tembakan. Artinya, persoalan mereka bukan semata kemampuan menguasai permainan, melainkan bagaimana mengubah penguasaan tersebut menjadi ancaman sekaligus menjaga pertahanan tetap stabil.

Terzic sejak awal menekankan bahwa pertahanan harus menjadi identitas Athletic. Dalam pramusim, ia mengatakan bahwa “bertahan dengan baik adalah ciri identitas kami sebagai klub” dan mengingatkan bahwa kesalahan dalam kehilangan bola di tengah dapat dihukum lawan di La Liga.

Itulah kunci pertandingan di Camp Nou. Jika Athletic terlalu berani menaikkan garis pertahanan tanpa perlindungan memadai, Barcelona dapat menghukum mereka melalui kombinasi umpan cepat dan penetrasi ke ruang kosong. Sebaliknya, jika Athletic mampu mempertahankan blok yang kompak, pertandingan bisa berubah menjadi pertarungan kesabaran.

Ancaman terbesar Athletic datang dari serangan balik. Nico Williams, yang baru masuk sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Sevilla, berpotensi kembali ke starting XI. Kecepatan Williams dapat menjadi senjata penting ketika Barcelona kehilangan bola dan bek-beknya berada terlalu tinggi.

Bagi Terzic, pertandingan ini juga merupakan ujian mental. Dia datang dengan target membawa Athletic kembali ke kompetisi Eropa, tetapi sadar bahwa proses tersebut membutuhkan kerja keras. “Tim ini secara kualitas siap bermain di Eropa. Tetapi banyak tim lain di La Liga juga demikian. Kami harus bekerja lebih keras dan lebih baik,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
Piala Davis, Indonesia Tert...

Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Menhub Bebas Tugaskan Dirje...
Megapolitan
Pilkades Serentak 154 Desa ...

Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka Mulai Tengah Malam Nanti

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Wisata Gunung Bromo Kembali...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkab S...
Advertisement
Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.