Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub Rano Bagikan Pengalaman Jajal Wisata 'Open Dining of Jakarta'

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 06:57 WIB | Oleh:
Wagub Rano Bagikan Pengalaman Jajal Wisata 'Open Dining of Jakarta' Doc: antara foto
Ket. Wisata "Open Dining of Jakarta"

JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno membagikan pengalaman pertamanya menjajal layanan wisata kuliner di atas bus yang dipadukan panorama kota (Open Dining of Jakarta) dengan rute awal Kota Tua.

"Kota Tua secara infrastruktur jalan belum smooth (mulus). Tetapi begitu masuk Harmoni terasa enaknya. Mulai dari sana, makannya enggak bisa soto betawi, bisa berantakan. Makannya steak, pasta, yang belanda-belanda," kata Rano di Jakarta, Kamis (23/7).

Dia berharap layanan tersebut nantinya dapat mulai beroperasi sejak pukul 16.00 hingga 21.00 WIB.

"Ini baru uji coba, program ini akan dibuka untuk umum kira-kira di awal Agustus 2026. Kami harapkan memang senja mulai berjalan, karena memang ada lampu atau cahaya. Start dari jam 4 sore, sampai jam 9 malam," ujar Rano.

Dia pun optimistis layanan Open Dining of Jakarta akan diminati masyarakat.

Rute layanan tersebut, yakni dari Kota Tua menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI).

"Ini baru satu bus. Ini trial (uji coba) dulu, nanti kita lihat, tapi saya yakin animo-nya akan (tinggi). Apalagi kalau nanti Harmoni sudah mulai jalannya bagus. Kemudian, kita juga akan revitalisasi kali Harmoni, dengan suasana yang bagus, dengan taman, segala macam," tutur Rano. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan layanan Open Dining of Jakarta akan beroperasi dua hingga tiga kali setiap hari dengan kapasitas 30 penumpang pada setiap perjalanan.

Layanan tersebut dapat dinikmati secara perorangan maupun untuk kegiatan kelompok dan acara khusus.

Tarif yang dikenakan untuk layanan tersebut sebesar Rp500 ribu per orang, sudah termasuk paket makan lengkap, mulai dari hidangan pembuka, hidangan utama, hingga pencuci mulut.

"Selama perjalanan, penumpang juga akan menikmati pertunjukan musik biola secara langsung serta narasi mengenai sejarah kawasan dan cerita di balik menu yang disajikan," ungkap Welfizon. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.