Trump Kritik Kanada, Perang Dagang Kembali Memanas
📅 Senin, 24 Agu 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiKanada selama ini meminta keringanan dari tarif AS terhadap kendaraan, baja, dan aluminium yang telah memberikan tekanan terhadap perekonomian, memicu kehilangan lapangan kerja, serta memperburuk hubungan perdagangan kedua negara.
Gedung Putih sebelumnya menuduh Kanada menerapkan perlakuan diskriminatif terhadap produk alkohol, kendaraan, dan susu dari AS.
Tarif tersebut semula dijadwalkan berlaku pada Rabu, tetapi Trump sempat menundanya selama tiga hari karena mengklaim adanya kemajuan dalam perundingan.
Carney mengatakan salah satu penyebab gagalnya kesepakatan adalah tuntutan AS pada menit-menit terakhir agar Kanada membatasi kesepakatan perdagangan dengan negara lain.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, menurut Carney, negosiator AS mengajukan ancaman yang tidak dapat diterima terkait bahasa Prancis dan budaya Quebec, provinsi berbahasa Prancis di Kanada.
Meningkatnya perang dagang tersebut memicu kritik dari anggota parlemen Partai Demokrat dan sejumlah gubernur negara bagian AS yang berbatasan dengan Kanada. Mereka menilai kebijakan Trump menciptakan ketidakpastian dan berpotensi meningkatkan biaya bagi dunia usaha serta keluarga Amerika.
“Tidak perlu mencari masalah dengan sekutu kita dan menaikkan harga di dalam negeri. Itulah kebijakan ekonomi Trump secara sederhana,” kata Gubernur New York Kathy Hochul melalui X.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!