Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Barat Bakal Punya Kereta Baru, 6 Stasiun Siap Dibangun dari Parung Panjang ke Jasinga

📅 Senin, 24 Agu 2026, 02:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Barat Bakal Punya Kereta Baru, 6 Stasiun Siap Dibangun dari Parung Panjang ke Jasinga Doc: Antara
Ket. Bangunan jembatan layang di wilayah barat, tepatnya di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, merancang pengembangan jalur kereta api Parung Panjang-Jasinga dengan enam stasiun baru untuk memperkuat konektivitas transportasi di wilayah Bogor Barat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Cibinong, Minggu (23/8), mengatakan pengembangan transportasi berbasis rel tersebut merupakan bagian dari arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk membangun sistem transportasi yang terintegrasi dan menjangkau lebih banyak wilayah.

“Pengembangan transportasi ini merupakan bagian dari upaya membangun konektivitas antarwilayah. Jadi bukan hanya di Puncak, tetapi juga bagaimana wilayah Bogor Barat memiliki dukungan transportasi massal melalui rencana kereta Tenjo-Jasinga,” katanya.

Berdasarkan kajian awal Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor pada 2025, trase Parung Panjang-Jasinga lebih direkomendasikan untuk dikembangkan setelah dinilai berdasarkan 15 kriteria dari aspek teknis, ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Dalam kajian tersebut, jalur Parung Panjang-Jasinga dirancang sepanjang sekitar 27,26 kilometer dengan konstruksi at grade atau di permukaan serta menggunakan jenis rel heavy rail.

Jalur tersebut direncanakan memiliki enam stasiun baru yang terhubung dengan satu stasiun eksisting di Parung Panjang. Waktu tempuh kereta diproyeksikan sekitar 24 menit dengan dukungan enam perlintasan sebidang dan 17 jembatan.

Biaya operasional kereta dalam kajian awal diperkirakan berkisar Rp20.000-Rp30.000 per penumpang.

Ajat menjelaskan pengembangan transportasi di wilayah Bogor Barat tidak hanya bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas, tetapi juga membuka akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi baru.

“Prinsipnya, kita ingin transportasi menjadi bagian dari pengembangan wilayah. Ketika konektivitasnya semakin baik, mobilitas masyarakat meningkat, pusat-pusat ekonomi baru tumbuh dan manfaat pembangunan bisa dirasakan lebih merata,” ujarnya.

Selain trase Parung Panjang-Jasinga, dokumen rencana pengembangan infrastruktur transportasi berbasis rel Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor juga memuat alternatif trase Tenjo-Jasinga sepanjang 18,6 kilometer dengan tiga titik stasiun.

Sementara itu, alternatif Parung Panjang-Jasinga dalam dokumen tersebut memiliki panjang sekitar 26,5 kilometer dan melintasi Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Jasinga, serta Tenjo dengan enam titik stasiun.

Pengembangan jalur kereta tersebut diarahkan untuk melayani pergerakan komuter sekaligus menjadi pengumpan penumpang menuju jaringan KRL Commuter Line Jabodetabek melalui Stasiun Parung Panjang.

Rencana itu juga sejalan dengan pengembangan Parung Panjang sebagai pusat pelayanan kawasan dan kawasan berbasis transit oriented development (TOD). Sementara itu, Tenjo diarahkan untuk pengembangan stasiun barang serta penguatan konektivitas jaringan antarkota dan perkotaan.

Namun, Ajat menegaskan rencana pembangunan tersebut masih membutuhkan kajian komprehensif, meliputi trase, kapasitas, keselamatan, tata ruang, kebutuhan lahan, dampak lingkungan, integrasi antarmoda, hingga kelayakan investasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Ojhi Ojhi
Ojhi Ojhi
24 Aug 2026, 02:32 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ojhi Ojhi
Ojhi Ojhi
24 Aug 2026, 02:33 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ojhi Ojhi
Ojhi Ojhi
24 Aug 2026, 02:34 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.