Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

51 Ledakan Mengguncang dalam Semalam! Thailand Selatan Membara Diteror Separatis!

📅 Senin, 24 Agu 2026, 02:05 WIB | Oleh:
51 Ledakan Mengguncang dalam Semalam! Thailand Selatan Membara Diteror Separatis! Doc: ANTARA/TNA-MCOT
Ket. Kondisi terkini lokasi kejadian penembakan di Narathiwat.

BANGKOK - Gelombang aksi teror mengguncang wilayah Thailand Selatan setelah kelompok separatis melancarkan sedikitnya 51 serangan, mencakup ledakan bom rakitan, pembakaran, dan vandalisme di 21 distrik sepanjang Sabtu (22/8).

Otoritas keamanan Thailand langsung memperketat penjagaan di Provinsi Narathiwat, Yala, dan Pattani menyusul peningkatan eskalasi yang diduga berkaitan dengan persiapan putaran baru perundingan damai.

“Di 21 distrik di provinsi Narathiwat, Yala, dan Pattani, total 51 serangan dilakukan terhadap institusi pemerintah dan fasilitas publik dalam periode sejak pukul 20.00 waktu setempat (13.00 GMT) pada Sabtu, 22 Agustus,” kata komando tersebut dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa puluhan ledakan alat peledak rakitan terjadi, disertai aksi pembakaran dan vandalisme terhadap gedung-gedung pemerintah. Kejadian itu menyebabkan dua orang terluka.

Langkah-langkah keamanan yang diperketat telah diberlakukan di ketiga provinsi tersebut. Masyarakat juga diminta untuk tidak bepergian dan menghindari tempat-tempat ramai.

Sejumlah pengamat lokal menilai aksi-aksi di wilayah selatan Thailand tersebut merupakan upaya organisasi separatis yang beroperasi di kawasan itu untuk memperkuat posisi mereka menjelang dimulainya putaran baru perundingan dengan pemerintah pusat mengenai rekonsiliasi nasional dan otonomi.

Pada masa lalu, provinsi Narathiwat, Yala, dan Pattani merupakan bagian dari negara vasal semi-independen Bangkok yang dikenal sebagai Kesultanan Pattani. Wilayah tersebut menjadi negara penyangga antara Kerajaan Siam (sekarang Thailand) dan koloni Inggris di wilayah yang kini menjadi Malaysia.

Kesultanan Pattani menjadi bagian dari Thailand pada awal abad ke-20 dan secara administratif dibagi menjadi tiga provinsi. Mayoritas penduduk wilayah ini adalah etnis Melayu dan beragama Islam.

Sejak awal abad ke-20, gerakan separatis telah berulang kali muncul di kawasan tersebut dan terlibat konflik dengan pemerintah pusat di Bangkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bogor Barat Bakal Punya Kereta Baru, 6 Stasiun Siap Dibangun dari Parung Panjang ke Jasinga
    Preview komentar:
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
  • Pemkab Nagan Raya Perkuat Riset Perkebunan Sawit Bersama Peneliti Jepang
    Preview komentar:
    WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (neobank) adalah ...
    WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (neobank) adalah ...
  • Pengendalian Polusi Jabodetabek Harus Terintegrasi
    Preview komentar:
    Nomor WA Neo bank. WhatsApp resmi layanan pelanggan ...
    Nomor WA Neo bank. WhatsApp resmi layanan pelanggan ...
Nasional
Surplus Beras Harus Diikuti...
Luar Negeri
Trump Kritik Kanada, Perang...
Nasional
Pengendalian Polusi Jabodet...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.