AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 04:27 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPerang tarif antara kedua negara telah berlangsung sejak awal masa jabatan kedua Trump. Pemerintah AS sebelumnya mengenakan tarif terhadap sejumlah produk Kanada, yang kemudian dibalas Ottawa dengan tarif terhadap barang-barang Amerika.
Trump kembali mengumumkan rencana tarif baru pada Juli 2026 setelah menuduh Kanada menerapkan perlakuan diskriminatif terhadap produk Amerika.
Sehari sebelum tenggat berakhir, Trump masih mengatakan kepada wartawan bahwa kesepakatan dengan Kanada kemungkinan dapat tercapai. Namun, perundingan tiga hari di Washington akhirnya berakhir tanpa kesepakatan.
Ekonom memperingatkan tarif 50 persen dapat memberikan tekanan besar kepada perusahaan Kanada yang bergantung pada pasar Amerika Serikat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Julian Karaguesian, dosen sekaligus pakar perdagangan Universitas McGill, mengatakan tarif tersebut berpotensi membuat ratusan produk Kanada sulit bersaing di pasar AS.
"Tarif sebesar 50 persen secara efektif akan membuat ratusan barang Kanada tidak mampu memasuki pasar AS," kata Karaguesian.
Dampaknya juga berpotensi dirasakan konsumen Amerika Serikat. Kenaikan tarif impor dapat meningkatkan biaya barang yang masuk dari Kanada dan pada akhirnya mendorong kenaikan harga di pasar AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kegagalan perundingan juga mendapat kritik dari Partai Demokrat. Gubernur California Gavin Newsom menilai kebijakan Trump dapat memperburuk hubungan Amerika Serikat dengan salah satu sekutu dan mitra dagang terdekatnya.
"Sekutu terdekat kami. Mitra dagang penting kami," tulis Newsom di media sosial. "Dan Trump mengenakan tarif 50 persen pada Kanada. Apa yang sedang kita lakukan?"
Dengan tarif baru tersebut, hubungan perdagangan Washington-Ottawa kembali memasuki ketegangan setelah kedua negara sebelumnya berulang kali berupaya mencapai kesepakatan untuk meredakan perang dagang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!