Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Api dan Asap Karhutla Mengancam Kaltara, Puluhan Personel Polda Diterjunkan

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 00:07 WIB | Oleh:
Api dan Asap Karhutla Mengancam Kaltara, Puluhan Personel Polda Diterjunkan Doc: Antara foto/HO-Bidhumas Polda Kaltara
Ket. Personel Ditsamapta Polda Kaltara memadamkan karhutla hingga malam hari di wilayah Kabupaten Bulungan, Kamis (20/8).

TANJUNG SELOR - Direktorat Samapta (Ditsamapta) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) mengerahkan 40 personel untuk menangani  kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bulungan.

“Ditsamapta Polda Kaltara mengerahkan 40 personel untuk melakukan pemadaman, pendinginan, penyisiran, serta pemantauan guna mencegah api meluas dan kembali muncul,” ujar Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Kaltara Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya di Tanjung Selor, Jumat.

Kombes Pol Andreas mengatakan 40 personel langsung ia pimpin untuk menangani karhutla di tiga titik di Kabupaten Bulungan. Ia menyebutkan tiga titik api itu membakar kurang lebih 4 hektare.

“Tiga lokasi yang ditangani yakni di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Palas Timur seluas 1 hektare, kemudian di Desa Apung, Kecamatan Tanjung Selor ada dua titik seluas 1,4 hektare dan 1,7 hektare,” katanya.

Ia mengatakan, personel menggunakan kendaraan pemadam karhutla, pompa dan peralatan pemadam lainnya. Dia menyebutkan yang menjadi kendala di lapangan karena harus berjalan kaki kurang lebih satu kilometer ke titik api karena kendaraan terhalang semak belukar dan kondisi medan yang sulit.

Kemudian, dia melanjutkan, pasokan air diperoleh dari tangki profil milik masyarakat serta sumber air anak sungai dengan menggunakan pompa apung.

“Personel juga berkoordinasi dengan masyarakat untuk melakukan pemantauan lanjutan terhadap area yang telah ditangani,” ujarnya.

Melalui respons cepat tersebut, kata Andreas, seluruh titik api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan untuk mencegah munculnya api kembali. Dia juga meminta masyarakat untuk segera menghubungi instansi terkait yang menangani karhutla, termasuk ke Ditsamapta Polda Kaltara jika ada menemukan titik api agar segera bisa dipadamkan.

Dia meminta masyarakat untuk berhati-hati dan tidak menangani sendiri jika api sudah besar karena bisa membahayakan jiwa.

“Mari bersama-sama kita mencegah terjadi dan meluasnya karhutla, serta meminimalisir dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat di Kaltara,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Brasil dan AS Bakal Kembali...
Advertisement
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.