Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemacetan Pelabuhan Ketapang Diurai, KAI dan Pemkab Banyuwangi Siapkan Lahan 10 Hektare di Ketapang

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 21:25 WIB | Oleh:
Kemacetan Pelabuhan Ketapang Diurai, KAI dan Pemkab Banyuwangi Siapkan Lahan 10 Hektare di Ketapang Doc: Istimewa
Ket. Keberadaan kantong parkir tambahan diperlukan karena kawasan menuju Pelabuhan Ketapang kerap dipadati kendaraan, terutama truk yang berhenti atau parkir di bahu jalan saat musim ramai.

BANYUWANGI — PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyiapkan kantong parkir baru di kawasan Stasiun Ketapang untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi menuju Pelabuhan Ketapang, terutama saat periode puncak perjalanan.

Dikutip dari Antara, rencana tersebut dibahas dalam kunjungan kerja PT KAI ke Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Jumat (21/8).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, KAI akan mengoptimalkan lahan di sepanjang kawasan Stasiun Ketapang sebagai rest area sekaligus tempat parkir tambahan bagi kendaraan.

"Kami sudah membahas bersama PT KAI, dan rencananya di sepanjang kawasan Stasiun Ketapang akan disiapkan rest area yang bisa menjadi kantong parkir tambahan untuk mengurai kemacetan di Pelabuhan Ketapang," kata Ipuk.

Menurut Ipuk, keberadaan kantong parkir tambahan diperlukan karena kawasan menuju Pelabuhan Ketapang kerap dipadati kendaraan, terutama truk yang berhenti atau parkir di bahu jalan saat musim ramai.

Kantong parkir di kawasan Stasiun Ketapang nantinya akan melengkapi fasilitas parkir yang telah tersedia di Pelabuhan Ketapang dan Tanjungwangi.

Selain penambahan kantong parkir, Pemkab Banyuwangi sebelumnya telah mengajukan sejumlah dukungan kepada Kementerian Perhubungan. Usulan tersebut mencakup pelebaran jalan menuju pelabuhan, peningkatan kapasitas dermaga, hingga percepatan pembangunan Jalan Tol Situbondo-Banyuwangi.

Ipuk mengatakan peningkatan kapasitas juga dilakukan pada masing-masing satu dermaga di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk. Peningkatan spesifikasi dan kapasitas dermaga dilakukan agar dapat melayani penyeberangan kendaraan besar, termasuk truk.

"Semoga kolaborasi dengan berbagai pihak ini bisa mengatasi masalah kemacetan di Pelabuhan Ketapang, terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan terkait," ujarnya.

Advisor Direktorat Komersial PT KAI (Persero) Suharjono mengatakan penyediaan lahan di kawasan Stasiun Ketapang merupakan bagian dari dukungan KAI terhadap penanganan kemacetan di kawasan pelabuhan.

"KAI memiliki sekitar 10 hektare lahan di kawasan Stasiun Ketapang yang bisa dioptimalkan," kata Suharjono.

Selain digunakan sebagai rest area dan kantong parkir, lahan tersebut direncanakan dikembangkan menjadi pusat kuliner. KAI berharap pemanfaatan aset tersebut juga dapat memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar Stasiun Ketapang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
Ekonomi
Bali Diproyeksikan Jadi Pus...
Ekonomi
Wamendag Sebut Data Andal J...
Nasional
BNPB Andalkan Operasi Udara...
Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.