Pemkot Bandung Selidiki Kasus Pengelupasan Pohon
📅 Rabu, 19 Agu 2026, 16:55 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyelidiki kasus sejumlah pohon yang dikuliti atau dikelupas bagian batangnya di Jalan Pahlawan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab dan motif di balik tindakan yang berpotensi merusak kesehatan pohon hingga menyebabkan kematian.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan penyelidikan terhadap kasus tersebut masih berlangsung. Pemkot Bandung juga belum mengetahui pihak yang melakukan pengelupasan kulit pohon maupun motif di balik tindakan tersebut.
"Sedang diteliti, penyelidikan sedang berjalan. Kita juga belum tahu ini motivasinya apa," ujar Wali Kota Farhan saat ditemui di kawasan Alun-alun Bandung, Senin (17/8) lalu.
Menurut Wali Kota Farhan, pengelupasan kulit batang pohon dapat memberikan dampak terhadap kondisi pohon apabila dibiarkan. Karena itu, penanganan dilakukan agar pohon yang terdampak tetap dapat bertahan dan kembali tumbuh dengan baik.
"Iya, kalau dibiarkan bisa bikin pohon mati. Makanya kita treatment supaya lebih sehat," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung tengah melakukan pengecekan dan penanganan terhadap pohon-pohon yang mengalami pengelupasan kulit. Upaya tersebut antara lain dilakukan untuk membantu memulihkan bagian kulit batang yang rusak.
"Ini lagi ditangani supaya kulitnya tumbuh lagi," ucap Wali Kota Farhan.
Wali Kota Farhan mengaku belum memahami tujuan dari tindakan pengelupasan kulit pohon tersebut. Terlebih, sejumlah pohon berada di ruang publik seperti median jalan sehingga kerusakannya dapat berdampak terhadap lingkungan dan keindahan kota.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau sampai pohon di median itu mati, terus untungnya apa? Kalau diambil kulitnya, itu bukan pohon yang terkenal dengan kulit kayunya," ujar dia.
Ia sebelumnya telah meminta Kepala Satpol PP Kota Bandung untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan oleh DPKP untuk memastikan kondisi pohon serta dampak yang ditimbulkan.
"Sedang dilakukan pengecekan oleh DPKP," ucap dia.
Wali Kota Farhan menyebut Pemkot Bandung tidak akan membiarkan setiap tindakan yang berpotensi merusak fasilitas maupun lingkungan kota. Apabila hasil penyelidikan menemukan pihak yang bertanggung jawab, pemerintah akan melakukan tindakan sesuai ketentuan.
"Pokoknya setiap pelanggaran itu pasti akan kita selidiki dan kita akan tindak apabila kita menemukan siapa yang melanggar. Sekarang sudah dalam tahap penyelidikan," ungkap dia.
Untuk mencegah kasus serupa kembali terjadi, Pemkot Bandung akan meningkatkan pengawasan terhadap ruang publik, termasuk kawasan yang memiliki banyak pepohonan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!