Flores Belum Aman! Ribuan Gempa Susulan Masih Beruntun Guncang NTT Usai Gempa M 7,7!
📅 Rabu, 19 Agu 2026, 00:56 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 2.403 gempa bumi susulan masih terus mengguncang kawasan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Selasa (18/8) malam.
Serangkaian guncangan ini terjadi menyusul gempa utama bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus lalu, yang hingga kini dilaporkan telah memakan 70 korban jiwa di enam kabupaten terdampak.
Berdasarkan data yang diekspose laman resmi BMKG di Jakarta, Selasa malam, getaran gempa bumi susulan tersebut terekam dengan variasi magnitudo paling kecil 1,3 magnitudo hingga terbesar 6,2 magnitudo
Dari total ribuan guncangan susulan tersebut, BMKG mencatat sebanyak 24 kali gempa memiliki magnitudo di atas 5,0, sementara gempa susulan yang guncangannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat berjumlah 72 kejadian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Aktivitas gempa susulan yang masih terus terjadi di zona tektonik Flores Back-Arc ini menuntut kewaspadaan berkelanjutan dari masyarakat di Pulau Flores dan sekitarnya.
BMKG mengimbau warga terdampak untuk tidak menempati bangunan atau rumah yang mengalami retakan struktural serta dipastikan tidak aman guna menghindari risiko kerobohan akibat guncangan susulan.
Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu atau hoaks kebencanaan yang tidak jelas sumbernya, serta selalu memperbarui perkembangan data tektonik resmi melalui aplikasi dan kanal komunikasi terverifikasi BMKG.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun berdasarkan data dari Pusat Data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) total sampai dengan Selasa (18/8) malam jumlah korban meninggal dunia sebanyak 70 orang, 230 orang luka berat dan 308 orang luka ringan.
Para korban tersebut merupakan warga dari enam kabupaten, yakni Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka yang mengalami guncangan gempa terbesar mencapai intensitas maksimum VII - VIII MMI, pada 15 Agustus 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!